Suara.com - Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Metro Jaya menangkap pesinetron Cassandra Angelie. Dia ditangkap di Hotel Ascott, Kebon Kacang, Jakarta Pusat, pada Rabu (29/12/2021).
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan membeberkan detik-detik penangkapan terhadap Cassandra Angelie. Semua ini, kata dia, berawal dari laporan masyarakat yang resah dengan maraknya praktik prostitusi di hotel-hotel Jakarta.
"Subdit Siber ini mdepat laporan masyarakat banyak terjadi prostitusi di beberapa hotel di Jakarta," kata Zulpan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (31/12/2021).
Menindaklanjuti laporan itu, penyidk pun melakukan pengembangan. Hingga akhirnya menggerebek Cassandra Angelie di salah satu kamar Hotel Ascott bersama pria dengan kondisi tidak mengenakan pakaian atau busana.
"Pada saat dilakukan penangkapan mereka ada di kamar hotel dalam posisi sudah tidak memakai pakaian," beber Zulpan.
Dalam perkara ini, Cassandra Angelie dan tiga mucikari berinisial KK, R, dan UA telah ditetapkan sebagai tersangka.
Adapun, dari hasil pemeriksaan awal, Cassandra Angelie mengaku sudah lima kali melayani jasa prostitusi. Dia memasang tarif sekitar Rp 30 juta.
"Yang bersangkutan mengaku baru lima kali. Tarif Rp 30 juta," ungkap Zulpan.
Artis Lain
Baca Juga: Cassandra Angelie Ditangkap saat Tengah Bersiap Melayani Lelaki Hidung Belang
Belakangan, Zulpan mengklaim bahwa penyidik telah mengantongi nama-nama publik figur atau artis lain yang diduga terlibat dalam jaringan prostitusi ini. Nama-nama mereka didapat dari ketiga mucikari yang turut menawarkan Cassandra Angelie kepada pelanggan.
"Hasil pemeriksaan kita memiliki data publik figur lain yang masuk daftar list para mucikari ini," tutur Zulpan.
Dalam waktu dekat ini, rencananya penyidik akan memanggil nama-nama publik figur tersebut. Tujuannya, untuk diedukasi.
"Kepada publik figur tersebut nanti akan kita lakukan pemanggilan dalam rangka edukasi. Rata-rata usia masih muda, agar tidak melakukan kegiatan prostitusi online lagi. Ini bentuk pencegahan yang dilakukan Polda Metro Jaya," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
Terkini
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati
-
Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah
-
Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu
-
Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend