Suara.com - Selama 2021, Polres Metro Jakarta Pusat menangani 1.009 kasus kriminal dan 828 perkara di antaranya dapat diselesaikan.
Beberapa di antara kasus menonjol yang disebutkan Kapolres Metro Jakarta Pusat Komisaris Besar Hengki Haryadi, Jumat (31/12/2021), yaitu penyerobotan tanah di Kemayoran.
“Kami ungkap mulai dari pembiayaan yang termasuk penasihat hukumnya,” kata Hengki.
Kasus mafia tabung oksigen, penyebaran berita bohong, aplikasi pinjaman online ilegal, hingga kasus pembegalan karyawati Basarnas.
Sebagian kasus terjadi bukan berlatar belakang ekonomi.
“Tetapi bagaimana mereka mencuri untuk membeli sabu, narkoba, dan pada saat mereka melakukan aksinya, mengapa mereka kemudian berani ya, cenderung agresif karena di bawah pengaruh narkoba yaitu efek stimulan dan halusinogen,” kata Hengki.
Sedangkan kasus kecelakaan lalu lintas selama 2021 tercatat 469.
Dalam kasus itu, tujuh orang meninggal dunia, 24 orang luka berat, dan kerugian material Rp644,75 juta.
Sepanjang tahun berlangsung demonstrasi sebanyak 677 kali.
Baca Juga: Bandar Narkoba Yang Tabrak Polisi Ditangkap, Kapolres: Kita Amankan di Daerah Jawa Tengah
Dari jumlah itu hanya 559 aksi yang mengirimkan Surat Tanda Terima Pemberitahuan, sementara 120 aksi tidak mengirimkan STTP.
Berita Terkait
-
Lawan Maling dengan Gunting, Pria Penjaga Kambing Ini Malah Dijebloskan ke Penjara
-
Terobsesi Belikan Pacar Motor, Pemuda di Siak Tega Gorok Leher Nenek Sendiri
-
Harry Maguire Divonis 15 Bulan Penjara di 3 Kasus Kriminal, Dari Penyerangan hingga Suap
-
Identitas 2 Kerangka Gosong di Gedung ACC Diumumkan Besok, Polda Undang Keluarga Reno, Ada Apa?
-
Jejak Kriminal Pembunuh Joel Tanos Cucu 9 Naga Sulut, Pernah Habisi Nyawa Pegawai Bank hingga Ojol!
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Henri Curiga Kasus Roy Suryo Dikebut, Sebut Ada Upaya Cegah Ijazah Jokowi Diuji di Pengadilan
-
Di Tengah Sorotan Ekonomi, Prabowo Minta Rosan Buka Data Masuknya Investasi Asing ke Indonesia
-
Sentil Polri di Kasus Roy Suryo, Henri Subiakto Sebut UU ITE Dipakai Tutupi Isu Ijazah Jokowi
-
Di Tengah Gelombang Kritik, Prabowo Sebut Investasi Asing ke Indonesia Terus Mengalir
-
Henri Subiakto Sebut Pasal yang Menjerat Roy Suryo Tak Masuk Akal, Status P21 Dipertanyakan
-
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Segera Ditandatangani, Teheran Beri Sinyal Berbeda
-
Apa Itu Restitusi? Wamen PPPA Tegaskan Korban Bullying Berhak Dapat Ganti Rugi
-
Bangun Spiritualitas Warga Jawa Barat, KDM Prioritaskan Bangun Tajuk di Lingkungan
-
Kejahatan Digital Kian Mengintai, Pemerintah Minta Anak Muda Hati-hati di Internet
-
Veronica Tan Soroti Pemberdayaan Perempuan di NTT: Kunci Putus Rantai Kemiskinan dan Kekerasan