Suara.com - Momen yang memperlihatkan saat Paduan Suara Mahasiswa (PSM) Universitas Diponegoro bernyanyi di pesawat menjadi viral di media sosial.
Video saat PSM Universitas Diponegoro menyanyi di pesawat tersebut diunggah oleh salah seorang warganet melalui Twitter pada Sabtu (1/1/2022).
Dalam video itu, PSM Undip menyanyikan lagu daerah yang berasal dari Provinsi Riau, Soleram.
"Bayangin naik pesawat dan menyaksikan ini. This video deserve more views. "Soleram performed by Diponegoro University Choir in an airplane," kicaunya seperti dikutip Suara.com, Senin (3/1/2022).
Momen PSM Undip bernyanyi di pesawat itu diabadikan oleh salah seorang penumpang pesawat lalu diunggah melalui kanal YouTube pada 28 Juli 2018 silam.
"Diponegoro University Choir sings in an airplane," tulis pengunggah video tersebut sebagai keterangan videonya di YouTube.
Dalam video itu terlihat para anggota PSM Undip yang duduk di bangku pesawat masing-masing. Mereka lalu mulai menyanyikan lagu Soleram dengan kompak.
Aksi mereka itu tampak menyita perhatian para penumpang pesawat saat itu. Beberapa penumpang pesawat tampak mengambil ponsel mereka untuk mengabadikannya.
Pesawat yang ditumpangi mereka tampak masih berhenti saat para anggota PSM Undip ini unjuk kebolehan di dalam pesawat.
Baca Juga: Viral Penjual Es Keluhkan Kursi Rusak di Merdeka Walk, Ngadu ke Gubernur Edy
Menurut keterangan lokasi yang diberikan oleh pengunggah video di YouTube, saat itu pesawat mereka berada di Aeropuerto de Milán-Malpensa atau Bandar Udara Internasional Malpensa, Italia.
Tidak diketahui tujuan para mahasiswa Undip saat itu. Menurut informasi dari laman Universitas Diponegoro, pada 2018 silam PSM Undip berkompetisi di Praha, Republik Ceko dan meraih tiga medali emas serta dua penghargaan khusus.
Selain itu, PSM Undip mengikuti beberapa kategori kompetisi, termasuk lagu rakyat (folklore).
Kendati demikian, banyak warganet yang memperdebatkan video yang menunjukkan aksi mereka bernyanyi di pesawat.
"bayangin lagi deh lu udah kuat-kuatin ga tidur biar ga telat naik pesawat pagi. Eh pas mau tidur di pesawat, penumpang sekabin nyanyi," ujar salah satu warganet.
"Penumpang be like: "We're getting close to heaven?"," tulis yang lain.
"Di satu sisi keren, di sisi lain aku pribadi sering niat sengaja mau tidur dalam pesawat, kalo rame gini bisa keganggu kayaknya. Ada baiknya dikonfirmasi dulu sama penumpang, Ok ga kalau ada perform dalem pesawat dan durasi performnya kalo bisa jangan lama-lama hehehe," ujar warganet.
"Yes it’s definitely good, tapi bayangin di pesawat isinya ada orang yang ga tidur abis ngejar flight, some people maybe in a condolences, some baby maybe need to take a nap," tulis warganet.
Dalam utasnya, warganet yang mengunggah video ini di Twitter telah menjelaskan bahwa video ini diunggah pada 2018.
"Please note video ini diunggah tahun 2018 oleh channel YouTube seorang penumpang dan grup choir nggak menggangu semua penumpang ya. Choir malah berterimakasih ke penumpang karena sudah antusias mendengar nyanyian mereka. Itu sebabnya mereka diperbolehkan nyanyi," kicaunya.
Pemilik akun Twitter ini juga mengingatkan warganet untuk jangan meributkan jika menjadi penumpang pesawat itu akan terganggu karena ia mengunggah video itu awalnya hanya untuk mengapresiasi grup paduan suara tersebut.
"Please jangan misleading, sekali lagi video ini diupload pada 2018 oleh seorang penumpang, kalau kamu meributkan "saya terganggu jika naik pesawat itu", mohon stop karena tujuan twit ini hanya mengapresiasi grup choir tersebut. Silahkan nikmati saja nyanyiannya," lanjutnya.
Berita Terkait
-
Viral Penjual Es Keluhkan Kursi Rusak di Merdeka Walk, Ngadu ke Gubernur Edy
-
Tak Habis Pikir, Kakak Beri Barang Bekas ke Adik, Tapi Ortu Harus Bayar
-
Viral Detik-detik Jembatan Jembalas Bandung Barat Ambruk, Pemotor Terperosok ke Sungai
-
Ditonton 19 Juta Kali, Rombongan Teman Kos ke Kondangan Pakai Kostum Tak Biasa: Ambyar
-
Cewek Prank Layangan Putus ke Pacar dan Emak, Reaksi Polos Emaknya Jadi Sorotan
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Vonis Korupsi Tata Kelola Minyak: Eks Dirut Pertamina International Shipping Dihukum 9 Tahun Penjara
-
Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?
-
Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik
-
WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK
-
Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten
-
KPK Telusuri Pemilik Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar dalam Kasus Bea Cukai
-
DPRD DKI Kritik Impor 3.100 Sapi oleh Pramono Anung, Dinilai Tak Sejalan UU Pangan
-
Habib Jafar: Ramadan Momentum Jadi Muslim Kaya Hati, Bukan Sekadar Kaya Materi
-
Hakim Tetapkan Kerugian Negara Kasus Korupsi Minyak Pertamina Sebesar Rp9,4 Triliun
-
Divonis 9 Tahun Penjara, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Sebut Fakta Sidang Diabaikan