Suara.com - Bapak-bapak yang berprofesi sebagai seorang tukang parkir baru-baru ini telah menjadi viral di media sosial. Bagaimana tidak, bapak-bapak ini punya suara yang begitu merdu saat bernyanyi.
Momen bapak-bapak saat menyanyi ini dibagikan oleh akun TikTok @/kuncirin, Sabtu (8/1/2022). Menurut informasi, bapak-bapak tersebut merupakan tukang parkir di Pantai Padma, Legian, Bali.
"Kalau aku sih kasih (bintang lima) kalo klean gimana guys? #exploreindonesia #backpackerindonesia #fyp," tulisnya sebagai keterangan unggahan seperti dikutip Suara.com, Minggu (9/1/2022).
Dalam video, seorang bapak-bapak berkacamata memberikan karcis parkir dan meminta uang Rp2 ribu kepada seorang pria yang sedang merekamnya.
Menurut informasi, bapak-bapak tukang parkir Pantai Padma ini bernama Pak Tibor
Pria ini kemudian mengutarakan bahwa ia merupakan penggemar bapak-bapak petugas parkir Pantai Padma tersebut.
"Saya ngefans nih sama pakde. Katanya bisa nyanyi ya?" tanya pria ini kepada bapak tersebut.
"Iya to? Siapa yang bilang?" tanya bapak-bapak tukang parkir tersebut kepada seorang pria yang di atas motor.
Pria ini lalu menjawab bahwa ia mengetahui suara merdunya dari YouTube lalu meminta bapak-bapak tersebut untuk menyanyikan sebuah lagu.
Baca Juga: Jutaan Lebah Tiba-tiba Bersarang di Rumah Mewah, Pemiliknya Kebingungan
"Dari YouTube. Coba dong nyanyi," minta pria ini.
Tidak perlu berlama-lama, bapak-bapak tersebut langsung menunjukkan kebolehannya bernyanyi di depan pria ini.
"Dia yang kau cinta untuk pertama kali. Waktuku masih kecil engkau menggendongku di dalam hidupku bahagia," begitulah lirik lagu yang dinyanyikan Pak Tibor.
Pak Tibor terlihat berdiri di dekat kendaraan pria ini saat bernyanyi. Ia bernyanyi dengan suaranya yang sangat merdu.
Ia juga tampak sangat menjiwai dan menghayati lagu yang dinyanyikannya tersebut. Tidak hanya itu, bapak-bapak ini juga terlihat sangat sumringah menyanyikannya.
"Suara emas petugas parkir di pantai ini sunggu warbiazaa," tulisnya dalam video saat menyaksikan Pak Tibor menyanyi.
Berita Terkait
-
Sandal Dicuri Pas Salat Jumat, Pria Ini Cari Pelaku di TikTok: Balikin Sandal Gue!
-
Viral Kurir Antar Paket di Pelaminan saat Penerima Menikah: 'Antar Paket Dapat Prasmanan'
-
Viral Video Tebing Batu di Brasil Jatuh Timpa Turis, 6 Orang Tewas
-
Viral Penampakan Konsep Toilet Umum Bikin Tak Tenang, Warganet: Mending Nahan
-
Segerombolan Cewek Lagi Piknik Diserbu Hewan Ini, Warganet: Niat Healing Malah Pusing
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- Resmi Gabung Persib, Bojan Hodak Ungkap Jadwal Latihan Kurzawa dan Kedatangan Markx
Pilihan
-
Menperin Pastikan Industri Susu Nasional Kecipratan Proyek MBG
-
MSCI Melihat 'Bandit' di Pasar Saham RI?
-
Harga Emas di Palembang Nyaris Rp17 Juta per Suku, Warga Menunda Membeli
-
IHSG Anjlok Hampir 8 Persen Gegara MSCI, BEI: Kita Melakukan Segala Effort
-
IHSG Anjlok 7 Persen Usai MSCI Soroti Transparansi dan Likuiditas Saham RI, BEI Buka Suara
Terkini
-
Pelantikan Februari, Satu Nama Kuat Calon Wamenkeu Sudah 'Sowan' ke Purbaya
-
Pesan Tegas Komisi III DPR: Keadilan di Atas Kepastian Hukum, Kasus Hogi Minaya Wajib Dihentikan
-
Sudah Temui Sudrajat Pedagang Es Jadul, Komandan Kodim: Masalah Selesai Secara Kekeluargaan
-
Akui Salah Terapkan Pasal di Kasus Hogi Hinaya, Kapolresta Sleman Minta Maaf kepada Rakyat Indonesia
-
Buruh Jakarta Masih Ngotot Tolak Gaji Rp5,7 Juta, Pramono Anung: Urusan UMP Sudah Selesai!
-
KPK Periksa Seorang Pegawai BUMN dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Digitalisasi SPBU Pertamina
-
Ada Demo di Depan Kantor Wapres Kebon Sirih, Massa Aksi: Ijazahmu Mana?
-
Satpol PP DKI Bakal Gelar Operasi Senyap Sasar Peredaran Tramadol di Jakarta
-
Berawal dari Teguran, Warga Cengkareng Justru Jadi Korban Keganasan Pencuri Kabel
-
Anggota Komisi III DPR 'Semprot' Kapolres Sleman: Kalau Saya Kapolda, Anda Sudah Saya Berhentikan