Suara.com - Seorang kurir yang tengah mengantarkan paket cash on delivery (COD) telah menjadi viral di media sosial.
Momen tersebut diunggah oleh akun TikTok @/lisnafadilah11, Sabtu (8/1/2022). Video tersebut telah ditonton 2 juta kali dan disukai lebih dari 221 ribu pengguna TikTok hingga berita ini ditulis.
"Aku kira besok dateng paketnya (emoji tertawa) #fyp," tulisnya sebagai keterangan unggahan seperti dikutip Suara.com, Minggu (9/1/2022).
Dalam video tampak suasana pernikahan. Tampak tenda dekorasi pernikahan, karpet merah panjang yang digelar di tengah-tengah tenda, dan kursi dilapisi dengan kain putih.
Seorang pria mengenakan jaket coklat serta mengenakan helm tiba-tiba masuk ke dalam tenda pernikahan tersebut.
Pria itu juga terlihat membawa bungkusan paket yang dibungkus dengan plastik berwarna hitam.
Pria tersebut merupakan kurir pengantar paket yang dibeli oleh sang mempelai wanita sebelum pernikahannya digelar.
Ia lalu tersenyum ragu-ragu sambil berjalan di atas karpet merah tersebut. Pria itu kemudian berjalan menaiki panggung pelaminan untuk menyerahkan paket.
Momen itu lantas disaksikan oleh para tamu undangan yang masih berada di acara pernikahan tersebut.
Baca Juga: Truk Pengangkut Es Krim Dibajak ODGJ saat Ditinggal Sopir, Pemotor Jadi Korban
Setelah sampai di atas pelaminan, kurir tersebut lalu menyerahkan paket kepada mempelai wanita. Mempelai wanita pun melihat paket miliknya.
Kurir itu terlihat mengucapkan nominal yang harus dibayar kemudian mempelai wanita langsung mengambil uang untuk membayar paket COD tersebut.
Setelah uang diterima, kurir tersebut terlihat memberi selamat dan menyalami kedua mempelai yang berada di atas panggung pelaminan.
Menurut informasi dari pengunggah video, kurir tersebut juga turut serta menikmati hidangan prasmanan di pernikahan penerima paketnya.
Momen kurir yang mengantarkan paket COD langsung di atas pelaminan itu lantas menuai perhatian warganet.
"Tamu ngasih duit (x). Pengantin ngasih duit (v)," tulis salah seorang warganet di kolom komentar.
Berita Terkait
-
Truk Pengangkut Es Krim Dibajak ODGJ saat Ditinggal Sopir, Pemotor Jadi Korban
-
Viral Penampakan Konsep Toilet Umum Bikin Tak Tenang, Warganet: Mending Nahan
-
Gara-gara Pandemi, Viral Pria Bernama Kovid Ungkap Hidupnya Berubah Drastis
-
Segerombolan Cewek Lagi Piknik Diserbu Hewan Ini, Warganet: Niat Healing Malah Pusing
-
Diturunkan Cowok di Jalan Gegara Mau Jemput Sahabat, Sosok Tak Terduga datang Bak Pahlawan
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Hanya Kirim PDF Tanpa Balasan, Polres Jakpus Jelaskan Soal Aksi BEM UI Tak Ajukan Izin Resmi
-
3 Fakta Dugaan Korupsi MBG: Kejagung Geledah Enam Lokasi, DPR Minta Program Dihentikan
-
Jangan Adu Rakyat vs Rakyat, TB Hasanuddin Tegaskan Komcad Tak Boleh Hadapi Demo Mahasiswa
-
Nasib 21 Ribu Motor Listrik Era Dadan, Jadi Besi Tua atau Dipaksa Jalan Demi MBG?
-
Divonis 13 Tahun Penjara, Sejumlah Pakar Duga Ada Kejanggalan di Putusan Hukum Arief Pramuhanto
-
Partai Gelora Desak Penghapusan Threshold, Klaim DPR Buka Ruang Diskusi
-
Anis Matta Akui Partai Gelora Terganjal Logistik, Urusan Pendanaan Jadi Persoalan Besar
-
ICW: Vonis Rendah Pejabat BPK Tak Beri Efek Jera, Korupsi Terus Berulang
-
Warga Jakarta Bisa Masuk Gratis ke Ancol dan Ragunan, Cek Jadwal dan Caranya
-
Evaluasi MBG dan Krisis Regenerasi Petani Jadi Sorotan, Dudung Akui Program Perlu Ditata Ulang