Suara.com - Kemenpora mendukung berbagai kegiatan yang dilakukan Pemuda Katolik dalam mewujudkan Indonesia toleransi. Hal tersebut disampaikan Deputi Pengembangan Pemuda Asrorun Niam Sholeh pada saat menghadiri Pelantikan Pengurus Pusat Pemuda Katolik Periode 2021-2024.
"Pertama saya menyampaikan permohonan maaf Pak Menpora yang seyogyanya hadir, namun karena ada kegiatan yang bersamaan dan tidak bisa ditinggalkan maka menugaskan kepada saya menghadiri pelantikan ini," kata Deputi Niam, di Ballroom Swiss-Belhotel Kemayoran Jakarta Pusat, Senin (10/1) sore.
"Tema Akselerasi Gerakan Pemuda Katolik Memasuki Tahun Toleransi dan Tantangan Pemulihan Ekonomi Nasional sangat tepat. Kemenpora selalu mendukung gagasan dan kegiatan para pemuda demi mewujudkan Indonesia toleransi," tambahnya.
Toleransi sebagai langkah kebersamaan merupakan hal penting di dalam menghadapi kondisi bangsa saat sulit pandemi ini dan tahun-tahun mendatang. Meneguhkan persatuan dalam kebhinekaan harus terus digaungkan seluruh elemen bangsa terutama di kalangan generasi muda.
"Apa yang kita saksikan sore ini adalah sebuah momentum untuk meneguhkan kebersamaan," ucapnya.
Ketum PP Pemuda Katolik Periode 2021-2024 Stefanus Asat Gusma dan jajaran dilantik oleh Ignatius Kardinal Suharyo Hardjoatmodjo dari Uskup Agung Jakarta sekaligus Ketua Konferensi Waligereja Indonesia (KWI).
Berita Terkait
-
Sowan ke Ketum PBNU Gus Yahya, Ini yang Dibahas Menteri Agama
-
Wapres Maruf Amin Sebut Toleransi Umat Beragama Indonesia Dikagumi Bangsa Dunia
-
Pelayanan Publik Dinilai Kurang Memuaskan, Jokowi: Tak Ada Toleransi Bagi yang Berbelit
-
Pemerintah Serahkan Bonus Piala Thomas Sebesar Rp10 Miliar ke PBSI
-
Pemerintah Serahkan Rp10 Miliar Bonus Piala Thomas kepada PBSI
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
Terkini
-
816 Titik Bazar Daging Murah Sudah Sambangi Permukiman Warga Jakarta
-
Kejagung Bantah Datangi Polda Metro Jaya Pasca Penggeledahan Cafe de'Clan Signature
-
Geledah 13 Lokasi dan Sita 74 Kg Emas Tapi Belum Ada Tersangka, Polda: Masih Pendalaman Paripurna
-
Prabowo: Banyak yang Nyusup ke MBG untuk Jadi Maling!
-
Open House Sekolah Rakyat di Lombok Barat, Gus Ipul: Siswa Tunjukkan Banyak Perubahan
-
Drama Putri Mandalika Berbahasa Inggris Meriahkan Open House Sekolah Rakyat Lombok
-
Mendagri Minta Pemda Akselerasi Program BSPS, Target 400 Ribu Rumah
-
Pimpinan Ponpes Tak Ditahan Meski Jadi Tersangka Kasus Santri Terbakar, Polisi Buka Suara
-
Pengakuan Negara Belum Cukup, Hak Penghayat Kepercayaan Masih Jadi PR Pemerintah
-
Dari Dugaan Korupsi hingga Blackout Sumatera, Polri Temukan Harta Bernilai Rp543 Miliar