Suara.com - Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali hari Selasa (11/1/2022) siang, menerima audiensi Direktur Utama Indonesian Basketball League (IBL) Junas Miradiarsyah. Junas menyampaikan persiapan Indonesia yang akan menjadi tuan rumah penyelenggaran FIBA Asia tahun 2022 di Jakarta dan FIBA World Cup tahun 2023 mendatang.
"FIBA Asia 2022 akan digelar di Senayan pada 12 hingga 24 Juli mendatang. Sudah diputuskan oleh FIBA, namanya menjadi FIBA Asia 2022," ujar Junas, yang juga Ketua Panitia Pelaksana FIBA Asia 2022.
Hadir bersama Junas, Senior Competition Manager IBL Rufiana dan Sekjen PP. Perbasi Nirmala Dewi di ruang kerjanya lantai 10 Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta.
FIBA Asia 2021 sejatinya akan diselenggarakan pada Agustus 2021, tetapi karena pandemi Covid-19 maka ditunda penyelenggarannya hingga tahun 2022.
"Di lapangan, kita akan menggunakan satu sisi, sehingga panitia dan pemain di sisi lain, penontonnya di sisi seberangnya, tetap dengan protokol kesehatan ketat. Penginapan, akomodasi semua menggunakan sistem bubble," tambahnya.
"Semoga lancar, koordinasi terus dengan Deputi Peningkatan Prestasi Olahraga," kata Menpora, didampingi Deputi Peningkatan Prestasi Olahraga Chandra Bhakti.
Tim-tim yang akan berlaga dalam FIBA Asia Cup tahun 2022 di Jakarta adalah Australia, Bahrain, China, Taiwan, India, Iran, Jepang, Yordania, Kazakhstan, Korea Selatan, Lebanon, Selandia Baru, Filipina, Arab Saudi, Suriah, dan tuan rumah Indonesia.
Berita Terkait
-
Kemenpora Dukung Kegiatan Pemuda Katolik soal Membangun Indonesia Toleransi
-
Menpora Apresiasi Timnas Indonesia walaupun Gagal Juara Piala AFF 2020
-
Begini Kata Menpora Usai Timnas Indonesia Gagal Rebut Piala AFF 2020
-
Menpora Minta Timnas Indonesia Tetap Semangat, Peluang Rebut Piala AFF 2020 Masih Terbuka
-
Timnas Indonesia Dibantai Thailand, Menpora: Aduh Gimana Gitu Ya
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT