Suara.com - Indonesia kembali kedatangan sebanyak 1.847.700 dosis Vaksin AstraZeneca yang mendarat di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Banten pada Selasa (11/1/2022) tadi malam.
Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika Usman Kansong mengatakan kedatangan vaksin tahap ke-193 ini merupakan bantuan dari COVID-19 Vaccines Global Access (COVAX) Global Alliance for Vaccines and Immunization (GAVI), Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk menambah bantuan vaksin ke Indonesia.
"Kedatangan ini sekaligus menandai keberhasilan diplomasi multilateral Indonesia dalam penanganan pandemi, termasuk di dalamnya adalah tentang ketersediaan vaksin," kata Usman, Rabu (12/1/2022).
Usman menyebut kedatangan vaksin ini demi mengejar target 70 persen warga Indonesia sudah divaksin Covid-19 pada 2022 untuk mencapai kekebalan kelompok atau herd immunity.
"Program vaksinasi sudah berlangsung setahun, dan kita telah berada di jalur yang tepat dengan terus mengamankan stok vaksin untuk kebutuhan penduduk Indonesia," ucapnya.
Dia meminta masyarakat untuk tetap disiplin protokol kesehatan 5M; memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas.
Serta segera mendapatkan vaksinasi di fasilitas pelayanan kesehatan terdekat agar terlindungi dari ancaman lonjakan kasus Covid-19 akibat varian Omicron.
Pandemi Covid-19 telah menginfeksi 4.267.451 orang Indonesia, masih terdapat 6.659 kasus aktif, 4.116.648 orang sudah dinyatakan sembuh, dan 144.144 jiwa meninggal dunia.
Pemerintah juga telah menyuntikkan 171,445,921 dosis (82.32 persen) vaksin pertama dan 117,650,566 dosis (56.49 persen) vaksin kedua kepada masyarakat yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.
Baca Juga: Asyik, Menkes Sebut Penerima Vaksin Sinovac Bisa Dapat Booster Pfizer dan AstraZeneca
Sementara total sasaran vaksin adalah 208.265.720 atau 70 persen warga Indonesia yang ditargetkan Presiden Joko Widodo atau Jokowi harus selesai dalam waktu satu tahun untuk mencapai kekebalan kelompok atau herd immunity.
Berita Terkait
-
Gunungkidul Gelar Apel Zero Kasus Covid-19, Giring Ganesha Apresiasi
-
Omicron Dapat Menampakkan Gejala di Kulit, Ini 3 Tandanya!
-
WHO: Berbeda dengan Flu, Covid-19 Belum Dapat Disebut Endemi
-
Tambah Satu Pasien Covid-19, Kasus Aktif di Bantul Satu Orang
-
Kehabisan Stok, Vaksinasi Covid-19 Untuk Anak 6-11 Tahun di Mataram Dihentikan
Terpopuler
- 4 Mobil Sedan Bekas di Bawah 30 Juta Mudah Dirawat, Performa Juara!
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- Bupati Mempawah Lantik 25 Pejabat, Berikut Nama-namanya
- 4 Rekomendasi HP Murah Layar AMOLED dengan Baterai Jumbo Terbaik Januari 2025
- Stargazer vs Xpander: 10 Fakta Penentu MPV 7 Seater Paling Layak Dibeli
Pilihan
Terkini
-
Tambang Emas Ilegal di Cigudeg Sulit Diberantas? Diduga Ada Cepu Bocorkan Razia Polisi
-
Darah Tumpah di Caracas, 75 Tewas Saat Pasukan AS Serbu dan Tangkap Presiden Maduro
-
Wagub Babel Dicecar 10 Jam di Bareskrim, Misteri Ijazah Sarjana Terkuak?
-
Yusril Sebut Batas Kritik dan Hinaan di KUHP Baru Sudah Jelas
-
Update Terbaru Kompleks Haji Indonesia di Arab Saudi, Siap Meluncur Tahun Ini
-
Rugikan Negara Rp16,8 Triliun, Isa Rachmatarwata Dipenjara 1,5 Tahun
-
'Raja Bolos' di MK: Anwar Usman 113 Kali Absen Sidang, MKMK Cuma Kirim Surat Peringatan
-
4 WNA Jadi Tersangka Kasus Kebakaran Kapal PT ASL Shipyard di Batam
-
AS Ancam 'Serang' Iran, Senator Sebut Rezim Teheran Mirip dengan Nazi
-
Anak Marah Gawainya Dilihat? Densus 88 Ungkap 6 Ciri Terpapar Ekstremisme Berbahaya