Suara.com - Video seorang anak menangis dan tergeletak di jalan viral di media sosial. Pasalnya, bocah yang tengah menangis itu dibully oleh teman-teman yang lebih besar darinya.
"Twitter do your magic, bantu viralkan. Anak kelas 3 SD dibully secara enggak manusiawi oleh anak kelas 1 SMP di perumahan Mutiara Gading Timur (MGT) Bekasi," tulis akun Twitter @omtsur yang mengunggah video tersebut.
Pada video tersebut, anak berbaju biru tergeletak di jalan. Tak bisa berdiri dan memeluk bolanya. Namun bocah lain di sekitar malah hanya merekam sang anak.
"Camera invisible," ujar anak lain yang merekam bocah malah tersebut.
Anak-anak lain dalam video tersebut kemudian mulai menendang di bagian belakang tubuh, bahkan sedikit menginjaknya.
Sudah menangis tersedu-sedu, anak-anak lain bahkan menirukan tangisan bocah malang itu.
"Jadi guys hari ini kami akan membakar seseorang yang jatuh," ungkap anak lain.
Kronologi
Bocah yang tersungkur karena dibully itu bernama AZ, ia baru kelas 3 SD dan berbadan kecil. Kejadian bully terjadi pada MInggu (9/1/2022) di mana AZ tengah bermain di blok belakang cluster B perumahan MGT Bekasi.
Baca Juga: Polisi Kantongi Identitas Penendang Sesajen di Gunung Semeru, Diduga Terafiliasi Abu Jibril
Ia yang tengah bermain bola mulanya digangggu oleh DV yang menusuk-nusuk bokong AZ dan menyodoknya menggunakn kaki. Kemudian datang lagi ZE seorang siswa SMP yang ikut mengganggu AZ.
ZE berpawakan besar tanpa alasan menendang perut AZ yang tengah main bola hingga tersungkur. AZ kemudian menangis dan sesak napas hingga sulit untuk bangun.
"Melihat anak kecil itu jatuh, ZE kemudian malah tertawa-tawa mengejek sambil merekam dan berkata camera invisible," tulis akun Facebook Susana Sri Handayanti dalam statusnya yang discreenshoot @omstur.
Pada peristiwa tersebut, komplek perumahan sepi sehingga tak ada orang dewasa yang melarang.
"Lalu datanglah teman-teman yang lain yang ikut menertawakan sambil terus mempercandai mengatakan mau membakar badan Az yang masih tengkurap menangis," tulis Susana.
"Sesekali anak-anak itu juga menjejakkan kaki ke pantat AZ yang masih saja trus tengkurap menangis menahan sesak," imbuh lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi