Suara.com - PDIP yang kerap menduduki posisi teratas dalam berbagai hasil survei elektabilitas parpol ternyata kini digemari oleh berbagai kalangan, bukan hanya 'wong cilik' saja.
Melansir Wartaekonomi.co.id -- jaringan Suara.com, Direktur Datasight Indonesia Radhiatmoko mengungkapkan, PDIP diterima di berbagai kalangan masyarakat, baik dari kelompok menengah ke bawah hingga menengah ke atas.
Hal tersebut terlihat dari hasil survei nasional yang dilakukan oleh Center for Indonesian Reform (CIR) dan Datasight Indonesia pada 6-9 Januari 2022.
"Pemilih berpendidikan rendah hingga menengah lebih banyak memilih PDIP. Anomalinya, PDIP ini mulai diterima di kelas atas. Jadi, bukan lagi jadi partai 'wong cilik', tapi sudah diterima di mana-mana," ujar Radhiatmoko dalam acara rilis survei di Jakarta, Rabu (12/1/2022).
Diterimanya Partai PDIP di berbagai kelas sosial disebut dipengaruhi oleh citra Jokowi selama menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia.
"Ya mungkin efek dari Jokowi sebagai presiden," imbuhnya.
Selain itu, faktor lain yang mungkin juga memicu popularitas PDIP di berbagai kalangan kelas sosial adalah informasi pembangunan dan lainnya, kata Radhiatmoko.
"Informasi-informasi itu membuat PDIP diterima sebagai partai wong cilik," tuturnya.
Di sisi lain, survei juga menemukan para calon pemilih berpendidikan tinggi memiliki kecenderungan mendukung partai PKS.
Baca Juga: Ke NTB Hari Ini, Jokowi Akan Tinjau Fasilitas MotoGP 2022, KEK Mandalika Hingga Gelar Ratas
Sebagai informasi, survei ini dilakukan dengan metode wawancara melalui telepon pada 6-9 Januari 2022. Total responden mencapai 1.200 yang dipilih dengan menggunakan teknik systematic random sampling berdasarkan database DPT 2019 yang pernah diwawancara Datasight Indonesia.
Adapun margin of error sebesar kurang lebih 3,0% pada tingkat kepercayaan 95%.
Berita Terkait
-
Gunakan Motor Custom Dan Jaket G20, Jokowi Susuri Bypas BIL-Mandalika
-
Kekayaan Gibran dan Kaesang Dicurigai, Sumber Harta AHY Ikut Disinggung
-
Berkunjung ke NTB, Presiden Jokowi Tinjau Persiapan MotoGP Mandalika 2022
-
Ke NTB Hari Ini, Jokowi Akan Tinjau Fasilitas MotoGP 2022, KEK Mandalika Hingga Gelar Ratas
-
Soal Ekspor Batubara Sumsel, Gubernur Herman Deru Bersurat ke Presiden Jokowi
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Komisi VIII DPR RI Awasi Langsung Penyaluran PKH dan Sembako di Batam
-
Diskon Tiket KA Lebaran 2026 Masih Tersedia, KAI Daop 6 Imbau Warga Segera Pesan
-
Ketua MPR Soroti Kasus Bripda MS Aniaya Anak Hingga Tewas di Tual: Harus Jadi Pelajaran!
-
Pakar UI: Indonesia Wajib Waspada 'Akal Bulus' Israel di Balik Rekonstruksi Gaza dalam BoP
-
Rocky Gerung: Perjanjian Dagang Prabowo-Trump 'Menghina Indonesia'!
-
Anggota Brimob Aniaya Anak hingga Tewas di Tual, Menteri PPPA Turun Tangan: Sedang Koordinasi
-
Bripda MS Aniaya Anak Hingga Tewas, Yusril: Sungguh di Luar Perikemanusiaan
-
Sound Horeg dan Perang Sarung Dilarang Keras Selama Ramadan di Ponorogo, Apa Sanksinya?
-
Berbagi Piring Persaudaraan, Kala Ribuan Orang Menyemut Jadi Keluarga Masjid Jogokariyan
-
Pelajar SMA Aceh Barat Dikeroyok Oknum TNI, Praktisi Hukum Desak Pengadilan Militer