Suara.com - Sedikitnya 7 sekolah di DKI Jakarta ditutup karena ada siswa yang positif Covid-19 bahkan di SMAN 71 Duren Sawit ditemukan kasus varian Omicron, Federasi Serikat Guru Indonesia menilai ini bentuk alarm dini.
Sekjen FSGI Heru Purnomo mengatakan Pembelajaran Tatap Muka 100 persen di DKI Jakarta masih aman untuk digelar karena mayoritas warga sekolah termasuk murid sudah divaksin, namun dengan adanya kasus ini pengawasan protokol kesehatan perlu ditingkatkan lagi.
"Jadi kasus-kasus Covid-19 ini sebagai alarm dini agar semua sekolah di DKI Jakarta semakin waspada, mengingat fasilitas pendidikan di era Covid-19 ini penuh dengan keterbatasan," kata Heru saat dihubungi Suara.com, Kamis (13/1/2022).
Dia juga meminta peran aktif orang tua agar mengawasi putra-putrinya saat berangkat dan pulang sekolah, termasuk saat berkegiatan di lingkungannya agar tetap mematuhi protokol kesehatan.
"Anak bisa saja jajan sembarangan di pinggir jalan saat berangkat, saat pulang juga jajan lagi, mereka itu masih rendah kesadarannya untuk mematuhi prokes, pakai masker cuci tangan itu masih rendah para remaja itu," ucapnya.
Heru menyebut pihak sekolah tentu memiliki keterbatasan untuk mengawasi satu per satu siswa ketika berada di luar sekolah, sehingga perlu peran aktif orang tua.
"Kalau seandainya gurunya mau memonitoring anaknya saat pulang ya tenaganya tidak mencukupi," tutur Heru.
Menurutnya, PTM 100 persen masih aman jika tingkat kesadaran prokes anak meningkat, sebab pembelajaran jarak jauh atau sekolah online terlalu banyak kekurangannya yang menghambat pendidikan anak.
Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengungkapkan sedikitnya ada 7 sekolah yang ditutup sementara.
Baca Juga: Pasien COVID-19 Diduga Omicron adalah ASN Pemprov Lampung yang Baru Pulang dari Bogor
"Kemarin setidaknya sudah ada 7 sekolah yang kita tutup untuk sementara waktu. Nanti kita lihat perkembangannya memang belum ditutup semuanya, karena Jakarta masih memenuhi syarat untuk melaksanakan PTM 100 persen secara terbuka," kata Riza di Balai Kota Jakarta, Kamis (13/1/2022).
Pembukaan sekolah untuk PTM 100 persen ini sesuai dengan SKB empat menteri Nomor 05/KB/2021, Nomor 1347 Tahun 2021, Nomor HK.01.08/MENKES/6678/2021, Nomor 443-5847 Tahun 2021, dan SK Kepala Dinas Pendidikan Nomor 1363 Tahun 2021.
Berita Terkait
-
Pasien COVID-19 Diduga Omicron adalah ASN Pemprov Lampung yang Baru Pulang dari Bogor
-
Protes Kegagalan Pemerintah Tangani Covid-19 di Sekolah, Guru di Prancis Mogok Kerja
-
Vaksinasi Dosis Ketiga di Kaltim Cuma Ada di Kota Bontang dan Balikpapan
-
Satu Siswa Positif COVID-19, PTM di SMPN 252 Pondok Kelapa Jakarta Timur Dihentikan
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
8 Orang Termasuk Pegawai Pajak Diamankan saat KPK Gelar OTT di Jakarta
-
Skandal Pajak Jakut Terbongkar: OTT KPK Sita Gepokan Uang dan Valas, Oknum Pegawai Pajak Diringkus
-
Gelar Rapat Lagi di Aceh, Satgas Pemulihan Pascabencana DPR Serahkan Laporan Kordinasi ke Pemerintah
-
Main Mata Nilai Pajak, Oknum Pegawai DJP Tak Berkutik Terjaring OTT KPK
-
LBHM Beri 4 Catatan 'Pedas' untuk Indonesia yang Baru Saja Jadi Presiden Dewan HAM PBB
-
Nasib Pandji Pragiwaksono di Tangan Polisi, Penyelidik Mulai Analisis Barang Bukti Materi Mens Rea
-
Aksi Ekstrem Pasutri Pakistan di Soetta: Sembunyikan 1,6 Kg Sabu di Lambung dan Usus
-
Kasus Isu Ijazah Palsu Jokowi, PSI Desak Polisi Segera Tahan Roy Suryo Cs
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba