Suara.com - Anggota DPR fraksi PDIP Arteria Dahlan kembali menjadi sorotan setelah beberapa mobil mewahnya terparkir di gedung DPR. Hal ini kemudian menimbulkan pertanyaan berapa harta kekayaan Arteria Dahlan.
Ada lima mobil Arteria Dahlan parkir di gedung DPR tepatnya di parkiran basement. Artinya, harta kekayaan Arteria Dahlan pun bisa dibilang tidak tidak sedikit.
Harta Kekayaan Arteria Dahlan Rp 19,2 Miliar
Penasaran dengan sumber kekayaan Arteria Dahlan, Suara.com pun menelusuri di situs LHKPN (laporan harta kekayaan penyelenggara negara). Berdasarkan website milik KPK ini, total harta kekayaan Arteria Dahlan sebesar Rp 19.235.841.661.
Sejak terpilih kembali sebagai anggota DPR, Arteria selalu melaporkan harta kekayaannya dan terlihat peningkatan dari tahun ke tahun. Pada laporan LHKPN 2019 lalu, Arteria memiliki Rp 13,5 miliar.
Lalu yang terbaru, pada 30 April 2020, Arteria melaporkan hartanya sudah mencapai angka Rp 19,2 miliar. Jika saja ia tidak memiliki utang sebesar Rp 4.546.352.764, maka harta kekayaan Arteria Dahlan bisa lebih besar lagi.
Apalagi Arteri memiliki tiga bidang tanah dan bangunan di Bogor, Jakarta Selatan serta Tulungagung dengan nilai mencapai Rp 21 miliar. Ia juga memiliki harta bergerak sebesar Rp 685 juta serta kas dan setara kas mencapai Rp 1.015.194.425.
Dalam LHKPN 2020 itu, Arteria dilaporkan memiliki 5 mobil (Nissan X-Trail, Mercedes Benz sedan, Honda CR-V, Nissan Serena, Honda Accord) dan 4 motor. Apakah Arteria Dahlan memiliki mobil lain?
Rumah Direnovasi, Arteria Dahlan Parkir Mobil Mewah di Gedung DPR
Baca Juga: Sejumlah Mobil Mewahnya Parkir di Gedung DPR, Alasan Arteria Dahlan: Rumah Saya Direnovasi
Bukan hanya perkara berapa kendaraan yang terparkir, tapi publik juga ingin tahu alasan Arteria Dahlan memarkirkan mobil mewahnya di gedung DPR. Politikus PDI Perjuangan ini berdalih jika rumahnya sedang direnovasi sehingga mengharusnya dirinya memarkir mobil di gedung DPR.
"Rumah saya lagi direnov," ujar Arteria kepada awak media di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (20/1/2022).
Ia bahkan meminta rekan media menanyakannya langsung kepada Ketua Fraksi PDIP DPR Utut Adianto. "Nanti tanya Mas Utut," ujarnya.
Pelat Nomor Lima Mobil Arteria Kok Sama?
Hal yang mengherankan lainnya adalah pelat nomor mobil Arteria yang parkir di basement DPR tampak sama, yakni 4196-07. Mahkamah Kehormatan Dewan atau MKD DPR RI pun sempat merespons kenapa lima mobil Arteria Dahlan terpasang pelat nomor polisi yang sama.
Wakil Ketua MKD DPR Habiburokhman hanya merujuk pernyataan Polri bahwa pelat tersebut memang atas nama Arteria.
"Soal pelat nomor itu kan sudah disampaikan oleh Polri memang atas nama Pak Terry (Arteria). Mungkin itu didapat saat periode lalu, sebelum 2019 saya juga gak paham," ucap Habiburokhman kepada media.
Sementara itu, Arteria Dahlan beralasan bahwa pelat nomor yang sama itu hanya sebagai tatakan. Ia menegaskan, nanti mobil-mobil miliknya akan dipasang pelat nomor yang sesuai apabila digunakan untuk berkendara.
"Kan sudah saya katakan, pelat nomor itu tatakan. Tatakan itu, nanti kami slot bisa pakai nomor aslinya, nomor mobil yang biasa itu, bisa pakai nomor DPR. itu tatakan," dalih Arteria saat dikonfirmasi di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (20/1/2022).
Sehari ramai dipertanyakan banyak pihak, beberapa mobil mewah milik Arteria Dahlan sudah berganti pelat nomor. Pantauan di parkiran basement gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen Senayan, ketiga mobil Arteria kini berbeda pelat nomor.
Hanya Mitsubishi Pajero Sport yang tetap memakai nomor polisi 4196-07. Sementara dua mobil lainnya terpasang pelat hitam, yaitu Nissan Terra berkelir putih dan Nissan Livina bewarna merah.
Sekian penjelasan tentang harta kekayaan Arteria Dahlan dan aksi memarkir mobil mewahnya di gedung DPR yang menjadi kontroversi.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
Terkini
-
Suami Dwi Sasetyaningtyas Kena Sanksi LPDP, Mahfud MD Bongkar Alasan Ngeri WNI Benci RI
-
Kemenkes Reformasi Skema PPDS, Utamakan Putra Daerah untuk Atasi Krisis Dokter Spesialis
-
Kasus Korupsi Eks Dirjen Kominfo Semuel Abrijani: Apa Alasan Jaksa Menunda Pembacaan Tuntutan?
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Mahfud MD Geram Pernyataan Dwi Sasetyaningtyas Soal Anak WNA, Setuju Sanksi Cabut Beasiswa
-
Jaksa Tetap Tuntut Marcella Santoso 17 Tahun Penjara Terkait Kasus Suap Minyak Goreng
-
Menkes Akui Pendidikan Dokter Spesialis di Indonesia Super Mahal, Sebut di Luar Negeri Justru Digaji
-
Kerusuhan Meksiko Disorot, Pemerintah Diminta Lindungi WNI dan Waspadai Ancaman Narkoba ke Indonesia
-
BEM se-DIY Gelar Aksi Damai di Malioboro, 400 Personel Polisi Siaga Humanis
-
DPR Sebut Tragedi di Kawasan IMIP Alarm Nasional, Desak Evaluasi Total Tata Kelola Lingkungan