Suara.com - Jumlah kasus penularan varian baru virus corona B.1.1.529 atau Omicron terus bertambah. Hingga saat ini, tercatat ditemukan 1.027 orang terpapar omicron.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 747 orang yang terpapar memiliki riwayat perjalanan luar negeri. Sedangkan 280 lainnya adalah kasus transmisi lokal.
Menanggapi hal ini, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan kasus omicron yang sudah menyentuh angka ribuan ini telah menjadi perhatian pihaknya.
"Iya tentu ini jadi perhatian kita bersama, tidak bermaksud menganggap enteng, apalagi membiarkannya," ujar Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (21/1/2022).
Karena itu, Riza meminta agar masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19 secara disiplin. Jika memang tidak ada keperluan mendesak, lebih baik tetap berada di rumah.
"Jadi mari semua harus bekerjasama memastikan bahwa apa yang kita perjuangan sesuai ketentuan SOP yang ada seperti yang sudah diatur oleh Satgas pusat oleh pemerintah pusat," jelasnya.
Politisi Gerindra ini pun juga mengingatkan pentingnya segera melakukan vaksinasi dosis ketiga atau booster. Jika sudah memenuhi syarat, diharapkan segera mendatangi fasilitas kesehatan untuk melakukan vaksin.
"Pastikan mendapatkan vaksin apalagi yang belum. Yang booster saja segerakan mari kita mengajak para orang tua, kakek nenek kita yang memenuhi syarat orang tua kita lansia kita dorong," pungkasnya.
Baca Juga: Kemenkes Terbitkan Aturan Baru! Pasien Omicron Boleh Isoman di Rumah, Begini Syaratnya
Berita Terkait
-
Kemenkes Terbitkan Aturan Baru! Pasien Omicron Boleh Isoman di Rumah, Begini Syaratnya
-
Varian Omicron Cepat Menyebar, Menkes: Puncaknya Akhir Februari dan Awal Maret
-
Satgas Minta Jabodetabek Bersiap Hadapi Lonjakan Covid-19 Akibat Omicron
-
Antisipasi Gelombang Omicron, Luhut Minta Akselerasi Vaksin Booster di Jabodetabek
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
Terkini
-
Bisakah Taman Kota Kurangi Banjir? Memahami Solusi Berbasis Alam di Jabodetabek
-
Iran Bantah Serangan Drone ke Negara Teluk Saat Gencatan Senjata
-
Teka-teki Kematian Bos Tenda di Cibitung: Tewas Penuh Luka, Perampokan atau Dendam?
-
6 Jet Tempur Milik TNI AU Kawal Penerbangan Presiden Prabowo ke Magelang
-
Kemenag Pastikan Layanan Legalisasi Buku Nikah Tetap Buka Meski ASN WFH Setiap Jumat
-
Benjamin Netanyahu Siap-siap Sidang Korupsi Lagi
-
Bulog: Stok Beras Nasional 4,6 Juta Ton Tersebar Merata, Ketahanan Pangan Aman Hadapi El Nino
-
Lawan Ketimpangan! Ini 5 Mandat Politik Kongres VI KPI Demi Keadilan Ekonomi Perempuan
-
Polisi Sebut WFH ASN Bikin Jalanan Jakarta Lebih Lengang Hari Ini
-
Geledah Rumah PNS dan Pihak Swasta, KPK Amankan Bukti Kasus Pemerasan dan Gratifikasi di Madiun