Suara.com - Polisi kembali menyegel Bar Flow, Mega Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan. Tempat hiburan tersebut disegel lantaran tertangkap basah melanggar aturan protokol kesehatan dan batas operasional.
Kapolsek Metro Setiabudi Kompol Beddy Suwendi mengatakan, Bar Flow kedapatan melanggar aturan saat pihaknya melakukan kegiatan Operasi Yustisi Covid-19 pada Minggu (23/1/2022) dini hari.
"Penyegelan terhadap Bar Flow karena melanggar prokes dan melanggar waktu operasional," kata Beddy kepada wartawan, Minggu (23/1/2022).
Bedyy menyebut Bar Flow ketika itu tertangkap basah masih beroperasi hingga pukul 01.00 WIB. Sehingga, pihaknya melakukan pembubaran hingga penyegelan.
"Pada pukul 01.00 WIB melakukan pembubaran kerumunan yang terjadi di Bar Flow," ujarnya.
Kata Beddy, pihaknya kini masih melakukan penyelidikan guna mendalami ada atau tidaknya unsur pidana di balik peristiwa ini. Salah satunya dengab memeriksa manajer Bar Flow.
"Kegiatan dalam rangka giat Operasi Yustisi Covid-19 Level 2 guna menciptakan situasi yang kondusif di wilayah hukum Polsek Metro Setiabudi," kata dia.
Pada Juni 2021 lalu, polisi juga sempat menyegel Bar Flow. Ketika itu, Bar Flow disegel selama tujuh hari karena melanggar aturan protokol kesehatan dan jam operasional.
"Jadi kita ambil tindakan segel, saya minta satu minggu ditutup," kata Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol Mukti Juharsa, Minggu (20/6/2021) lalu.
Baca Juga: Langgar Prokes, Satpol PP DKI Jatuhkan Sanksi Tertulis ke Mall of Indonesia
Tag
Berita Terkait
-
Langgar Prokes, Satpol PP DKI Jatuhkan Sanksi Tertulis ke Mall of Indonesia
-
Pandemi COVID-19 Belum Berakhir, Pengamat Ingatkan Protokol Kesehatan yang Ketat Menjadi Kebiasaan New Normal
-
Guru Besar FKUI Sebut New Normal Harus Jadi Now Normal agar COVID-19 Terkendali
-
Kasus Penularan Lokal Naik, Satgas COVID-19 Soroti Protokol Kesehatan yang Mengendur
-
Kondisi Covid-19 di Bantul Terkendali, Bupati: Masyarakat Mulai Abai Prokes
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Superflu vs Flu Biasa: Perlu Panik atau Cukup Waspada?
-
BNI Pertegas Dukungan Sekolah Rakyat untuk Perluas Pemerataan Pendidikan Nasional
-
Tutup Rakernas I 2026, PDIP Umumkan 21 Rekomendasi Eksternal
-
Banjir Rendam Jakarta, Lebih dari Seribu Warga Terpaksa Mengungsi
-
Hujan Deras Rendam 59 RT di Jakarta, Banjir di Pejaten Timur Capai Satu Meter
-
Arahan Megawati ke Kader PDIP: Kritik Pemerintah Harus Berbasis Data, Bukan Emosi
-
Sikap Politik PDIP: Megawati Deklarasikan Jadi 'Kekuatan Penyeimbang', Bukan Oposisi
-
PDIP Tolak Pilkada Lewat DPRD, Megawati: Bertentangan dengan Putusan MK dan Semangat Reformasi
-
KPK Segera Periksa Eks Menag Yaqut dan Stafsusnya Terkait Korupsi Kuota Haji
-
Diperiksa 10 Jam, Petinggi PWNU Jakarta Bungkam Usai Dicecar KPK soal Korupsi Kuota Haji