Suara.com - Seorang wanita curhat di Twitter tentang pengalaman paling memalukan yang pernah ia lakukan saat melamar pekerjaan. Ia berkata CV-nya tertukar dengan kalender siklus haid.
Menyadur New York Post Senin (24/1/2022), Ashleigh Keenan mengatakan dari 60 surat lamaran kerja yang dikirim, tak ada satu pun perusahaan yang merespons.
Rupanya setelah dicek, ia bukan melapirkan CV, melainkan kalender siklus haid di surat lamaran kerja tersebut.
“Saya tak akan pernah lupa melamar pekerjaan ketika saya berusia 17 tahun," ujar wanita 23 tahun ini di Twitter @AshleighKeenan.
"Selama berbulan-bulan saya tak pernah mendapat balasan hingga saya menyadari sekitar 60 aplikasi melampirkan kalender siklus haid, bukan CV,” cuit warga Dublin, Irlandia.
Sejak diposting, cuitannya disukai 49,6 ribu pengguna, dengan orang-orang memujinya karena berhasil membuat mereka tertawa.
"Terima kasih untuk tawa hari ini," tulis seseorang. “Itu membuatku tertawa terbahak-bahak. Saya harap Anda mendapatkan pekerjaan yang bagus setelahnya. Anda layak mendapatkannya.”
Rupanya postingan itu ditanggapi juga oleh orang yang kerap merekrut staf. Mereka mengatakan sering menerima lampiran yang salah dari pelamar.
"Sebagai perekrut, saya tidak bisa cukup menekankan kepada masyarakat umum: silakan periksa lampiran Anda," tulis seseorang. "Saya memiliki segalanya mulai dari foto telanjang, dokumen perjalanan dan bahkan akta kematian."
Baca Juga: Jangan Salah, Ini 3 Perbedaan CV, Resume, dan Portofolio!
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 5 Sepeda Lipat Kalcer Termurah, Model Stylish Harga Terjangkau
Pilihan
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
Terkini
-
Sengketa Lahan Bendungan Jenelata di Gowa, BAM DPR Desak Penyelesaian yang Adil bagi Warga
-
Suara.com dan PLN Kupas Tuntas Kendaraan Listrik di Jabar, Ini Fakta Terbarunya
-
500 Titik Bazar Murah Jakarta, Strategi Pasar Jaya Kendalikan Harga Pangan Jelang Ramadan
-
Kemensos Akan Bagikan Jadup Rp450 Ribu per Bulan untuk Korban Banjir Sumatra Pekan Ini
-
PDIP Dukung Pernyataan Dasco: Pemimpin Harus Cetak Keberhasilan Sebelum Pikirkan Periode Kedua
-
Mendagri Instruksikan Percepatan Pemindahan Pengungsi Bencana Sumatra ke Hunian Layak
-
Usut Kasus Sudewo, KPK Cecar Ketua Kadin Surakarta Soal Proses Lelang Proyek DJKA Jatim
-
IPK Indonesia Anjlok ke Skor 34, Hasto PDIP: Penegak Hukum Jangan Jadi Alat Kekuasaan
-
Soal Penembakan Pesawat di Boven Digoel, DPR Tegur Pemerintah: Tutup Bandara Jika Tidak Aman
-
Tak Berkutik! Detik-detik Penangkapan Dua Pria Pembawa Ribuan Ekstasi di Jakarta Barat