Suara.com - Kementerian Kesehatan mencatat sebanyak 170.095 orang sudah mendapatkan vaksinasi dosis ketiga atau vaksin booster di Indonesia.
Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes Siti Nadia Tarmizi mengatakan capaian vaksinasi booster ini didapat dalam waktu sepekan sejak dimulai pada 12-17 Januari 2022.
"Sejak 12-17 Januari sudah ada 170.095 orang menerima vaksinasi booster, baik lansia maupun masyarakat umum," kata Nadia, Senin (24/1/2022).
Daerah yang paling banyak sudah melakukan vaksinasi booster adalah Jawa Barat sebanyak 40.175 orang, Jawa Timur 25.964 orang, DKI Jakarta 25.960 orang, Jawa Tengah 18.774 orang, Banten 9.525 orang, dan Yogyakarta 7.123 orang.
Di luar Jawa, ada Sumatera Utara yang sudah menyuntikkan vaksin booster ke 7.070 orang, Kepulauan Riau 6.710 orang, Bali 5.932 orang, Lampung 4.500 orang, Sumatera Selatan 4.670 orang, dan Kalimantan Timur 3.670 orang.
Nadia meminta kelompok rentan khususnya lansia untuk segera mendatangi fasilitas kesehatan terdekat agar bisa segera divaksin booster.
Syarat vaksin booster antara lain; harus sudah berusia 18 tahun ke atas dan sudah mendapatkan vaksin Covid-19 sebanyak dua dosis.
Masyarakat yang ingin mendapatkan vaksin booster dapat mengecek tiket dan jadwal vaksinasi booster di website atau aplikasi PeduliLindungi.
"Kalau lansia memiliki kendala mengakses PeduliLindungi untuk mendapatkan tiket vaksin, silahkan datang saja dengan membawa KTP dan bukti sertifikat sudah vaksinasi dua kali, pasti lansia ini jadi prioritas utama dalam pemberian vaksin booster," ucapnya.
Baca Juga: Maruli Simanjuntak Disebut Punya Kapasitas dan Kapabilitas Jadi Pangkostrad
Tiket tersebut nantinya ditunjukkan kepada fasilitas kesehatan atau tempat vaksinasi terdekat pada waktu yang sudah dijadwalkan.
Berikut cara cek tiket dan jadwal vaksinasi booster:
- Buka aplikasi PeduliLindungi
- Masuk dengan akun yang terdaftar
- Klik menu “Profil” dan pilih “Status Vaksinasi & Hasil Tes Covid-19”
- Status dan jadwal vaksinasi booster akan muncul di akun
- Untuk cek tiket vaksin, masuk ke menu “Riwayat dan Tiket Vaksin”.
Berita Terkait
-
Profil Dedi Mulyadi, Mantan Bupati Purwakarta 2 Periode yang Kini Duduk di Senayan
-
Imbas Varian Omicron Menggila, Menkes Klaim Bakal Percepat Vaksinasi Booster di Jabodetabek
-
Pelaku Usaha dan Dunia Investasi Butuh Kepastian, DPR Harap Jadwal Pemilu 2024 Segera Ditetapkan
-
Maruli Simanjuntak Disebut Punya Kapasitas dan Kapabilitas Jadi Pangkostrad
-
Anggota DPR Desak Pemerintah Hadirkan Vaksin Covid-19 Halal untuk Muslim
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?