"Waduhh kalo beneran ada yang diundang ke Menara Saidah ini ngeri banget sih, bukan soal angkernya tapi gedung ini kosong bertahun-tahun. Takut dipake buat yang enggak-enggak dengan dalih undangan test/interview kerja," tulis salah seorang warganet.
"Ini Menara Saidah, udah lama gak dipake dan terkenal angker. Dulu film horror tentang lantai 13 (gua lupa namanya) terinspirasi dari kisah horror gedung ini. Kisah yang terkenal, dulu pas gedung ini masih buka, sering ada orang dateng bilang diundang interview ke lantai 13," ujar warganet.
"Kira-kira kalo calon interview ke situ. Terus gojek minta dianter kesitu, ada gak ya? Setelah cari di grup gojek Jakarta, eh ada ternyata kawan," tulis warganet.
"Drop undangan interview-nya nder. Bisa buat jaga-jaga yang lain kalau dapat undangan di situ. Berarti company tersebut abal-abal. Bayangkan aja kamu dari Tulungagung beneran otw ke sana kan ya," imbuh yang lain.
Sejarah
Merujuk artikel Suara.com pada Senin (24/1/2022), Menara Saidah memiliki sejumlah cerita menyeramkan sehingga disebut sebagai gedung angker karena sudah lama tidak ditempati. Bahkan ada kabar jika menara ini memiliki kesalahan dalam pembangunan sehingga bangunan menjadi miring.
Menara Saidah merupakan sebuah gedung terbengkalai yang terletak di Jalan MT Haryono, Jakarta Timur. Gedung ini mulai dibangun pada tahun 1995 dan selesai pada tahun 1998 oleh PT Hutama Karya. Setelah dibangun, gedung ini diberi nama Gedung Gracindo yang dimiliki oleh PT Mustika Ratu.
Pada tahun 2001, gedung ini direnovasi, diresmikan dan diganti nama menjadi Menara Saidah oleh Saidah Abu Bakar Ibrahim. Gedung ini kemudian digunakan sebagai gedung perkantoran. Kementerian Percepatan Pembangunan Kawasan Timur Indonesia juga pernah menyewa tempat di Menara Saidah untuk dijadikan sebagai kantor.
Gedung ini memiliki desain arsitektur Romawi memiliki 28 lantai yang dibangun dengan biaya mencapai Rp 50 miliar.
Pada tahun 2007, Menara Saidah diputuskan untuk ditutup karena pondasi gedung miring akibat kesalahan konstruksi yang dapat membahayakan keselamatan penghuni. Pada saat itu pihak pemilik dan Suku Dinas Pengawasan dan Penertiban Bangunan (P2B) tidak memberikan penjelasan terkait dengan penutupan Menara Saidah.
Baca Juga: Siapa Pemilik Menara Saidah? Gedung Kosong Milik Suami Inneke Koesherawati yang Penuh Kontroversi
Pada pertengahan tahun 2015 sempat ada kegiatan renovasi di Menara Saidah namun renovasi tersebut hanya berlangsung selama dua bulan.
Berita Terkait
-
Siapa Pemilik Menara Saidah? Gedung Kosong Milik Suami Inneke Koesherawati yang Penuh Kontroversi
-
Fakta Menara Saidah yang Viral Karena Kisah Horor: Dibangun Rp 50 Miliar, Asal Usul Nama hingga Jadi Tempat Uji Nyali
-
Sejarah Menara Saidah Jakarta, Gedung Kosong yang Lagi Viral di Medsos Karena Angker
-
Viral Pengakuan Orang Dapat Undangan Wawancara Kerja di Menara Saidah, Warganet Merinding
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Beri Kepastian Lahan bagi Masyarakat, Kemenhut Realisasikan 3,11 Juta Hektare TORA
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian
-
Tak Ada di KUHAP, Penanganan Kasus Eks Jampidsus Tak Boleh Diberi Perlakuan Istimewa
-
Aroma Persaingan Pileg 2029 Mulai Terasa, Waketum PAN Soroti Keberanian Kaesang Nyaleg di Jateng
-
Viral Kabar Ajudan Febrie Adriansyah Ditembak Orang Misterius, Polisi: Hoaks