Suara.com - Harimau kembali masuk ke permukiman warga Unit Permukiman Transmigrasi (UPT) Lubuk Talang, Kecamatan Malin Deman, Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu dan menyerang ternak sapi milik warga di wilayah tersebut.
Kepala Desa Lubuk Talang, Kabupaten Mukomuko, Siswandi mengatakan, satu ekor sapi milik warga diserang di kandang yang berjarak sekitar 15 meter dari rumah pemiliknya.
"Harimau masuk permukiman penduduk pada Rabu dini hari sekitar pukul 01.30 WIB dan harimau menyerang sapi milik Panut, warga UPT Lubuk Talang," ujarnya sebagaimana diwartakan Antara, Rabu (26/1/2022).
Ia mengatakan, sapi yang diserang harimau itu tidak sampai mati, tetapi mengalami luka cukup parah seperti luka gigitan di bagian leher, luka baret seperti bekas cakaran di badan, serta luka di bagian kaki.
"Kalau sampai sekarang kondisi hewan ternak tersebut tidak sampai mati. Tapi luka yang dialami sapi tersebut cukup parah, bahkan kondisi ternak sangat lemah, tidak mau lagi makan," ujarnya.
Kata dia, meskipun ada kejadian harimau masuk permukiman penduduk dan menyerang sapi milik warga, namun warga masih tetap melakukan aktivitas pekerjaannya seperti biasa.
Selanjutnya, ia mengimbau, warga di wilayah ini untuk tetap waspada terhadap harimau karena kemungkinan satwa dilindungi tersebut masih berkeliaran tidak jauh dari wilayah ini.
"Kita khawatir binatang buas tersebut masih berada tidak jauh dari permukiman, untuk itu kami mengimbau warga di wilayah ini untuk tetap waspada saat melakukan aktivitas pekerjaannya," ujarnya.
Ia menyatakan, pihaknya telah melaporkan kejadian ini kepada pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) dan diharapkan pihak balai menangani harimau yang masuk pemukiman penduduk di wilayah ini.
Sementara itu, ia mengatakan, pihak BKSDA dijadwalkan hari ini masuk ke wilayah UPT Lubuk Talang untuk menangani harimau yang meresahkan warga yang berada dekat wilayah yang berbatasan dengan kawasan hutan di daerah ini.
Berita Terkait
-
Siapkan Anggaran, Pemkab Mukomuko Bakal Musnahkan Anjing Liar
-
Absennya Gempa Besar di Selat Sunda Jadi Perhatian Ilmuwan
-
Longsor di Tanjung Sakti Lahat Bikin 92.796 Pelanggan di Bengkulu Alami Pemadaman Listrik
-
Masih Alami Blank Spot, 78 Desa di Bengkulu Tidak Punya Akses Internet
-
3 Jenis Weton yang Paling Disukai Khodam Harimau, Sifatnya Cenderung Mudah Marah
Terpopuler
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Promo THR Alfamart Maret 2026: Sirup Marjan dan Biskuit Lebaran Diskon Gila-gilaan, Mulai 6 Ribuan
- 5 Mobil Bekas untuk Jangka Panjang: Awet, Irit, Pajak Ringan, dan Ramah Kantong
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
Terkini
-
Prabowo Tegaskan Komitmen Berantas Perusak Ekonomi dan Korupsi di Indonesia
-
Prabowo Minta Doa dan Dukungan Rakyat, Yakin Indonesia Mampu Atasi Kesulitan
-
Pesan Mendalam Tausiah Quraish Shihab yang Buat Prabowo Makin Sadar Hakikat Kekuasaan
-
Prabowo Tegaskan Indonesia Tak Akan Campuri Urusan Dalam Negeri Negara Lain
-
Prabowo Ajak Bangsa Bersatu Hadapi Dunia Penuh Ketidakpastian di Nuzulul Quran
-
Update Perang Iran: Korban Jiwa Terus Bertambah, Israel Serang Medis, Trump Ingkar?
-
Benjamin Netanyahu Menghilang saat Israel Jadi 'Neraka Dunia', Isu Meninggal Dunia Makin Kuat
-
HUT ke-12 Suara.com, Kabid Humas Polda Metro Berharap Jadi Media Edukatif dan Penyejuk Masyarakat
-
Iran ke AS - Israel: Akan Banyak Kejutan Menanti
-
Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri