Setelah menemukan AY lemas di kamar mandi, MG segera menghubungi orang tuanya dan meminta mereka pulang.
Semula MG menutupi semua rangkaian penyebab yang membuat AY lemas karena mendapat ancaman kekerasan dari TAW.
Tali dan lakban yang tadi dipakai untuk menganiaya AY dilepaskan TAW semua sebelum orang tua MG datang.
Kepada orang tua, MG mengatakan AY terjatuh dari tangga rumah.
Keluarga AY dikabari pada siang harinya. AY sudah berada di rumah sakit dan meninggal dunia.
Belakangan, MG mengungkapkan semua kejadian yang dilihatnya kepada orang tuanya. Informasi itu kemudian diteruskan kepada orang tua AY.
Keluarga korban yang semula percaya AY meninggal karena jatuh dari tangga, selanjutnya melaporkan kasus itu ke Polres Metro Bekasi Kota pada Sabtu (22/1/2022) dengan berbekal informasi terbaru itu.
Polisi Kota Bekasi membuka penyelidikan baru.
Keluarga sepakat tempat pemakaman AY dibongkar lagi untuk memastikan penyebab kematiannya.
Baca Juga: Jin Goo, Ha Do Kwon, dan Lee Won Geun Terjebak Kasus Pembunuhan di Drama A Superior Day
Hasil autopsi pada Selasa (25/1/2022) menunjukkan AY meninggal dunia karena terjadi penyumbatan jalan napas.
TAW pergi ke Banjarnegara
Pada Kamis (20/1/2022), TAW melarikan diri ke rumah neneknya di Banjarnegara, Jawa Tengah. Dia kabur sebelum keluarga AY melaporkannya ke polisi.
Dari hasil pelacakan yang dilakukan, polisi dapat meringkusnya pada Rabu, 26 Januari 2022, sekitar pukul 01.00 WIB.
TAW mesti mempertanggungjawabkan perbuatannya. Dia dijerat dengan Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup.
Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Metro Bekasi Kota Komisaris Polisi Alexander Yurikho mengatakan penyidik tengah melakukan penyidikan kasus itu.
"Proses penyidikan terkait membuat terang dugaan tindak pidana ini Insya Allah sedang berjalan," kata Alex.
Apa motifnya?
Menurut informasi yang didapatkan polisi, motif tindakan TAW terhadap AY karena sakit hati.
AY dianggap tidak mengajak TAW melamar pekerjaan yang sekarang sudah didapatkan AY.
"Korban ini sudah mendapat pekerjaan. Ini membuat tersangka sakit hati kenapa pas ngelamar pekerjaan di pabrik swasta ini tidak mengajak," kata Endra Zulpan.
Tag
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Denny Sumargo Cerita Perjuangan Bangun Burger Bangor, Kini Rayakan 7 Tahun dengan Bangor Fest Vol. 4
-
KDKMP Didesak Evaluasi, YLBHI Soroti Peran Agrinas Pangan Nusantara
-
Dituding Jadi Ani-Ani Eks Jampidsus Febrie, Yuenchi Arwindi Buka Suara
-
Sunscreen dengan Kandungan Alami Apa yang Direkomendasikan untuk Pemilik Kulit Berminyak?
-
Jaksa Tegaskan Dokter Tifa Tetap Bisa Didakwa Meski Laporan Sudah Dicabut
-
Persija Resmi Perpanjang Kontrak Fabio Calonego, Tetap Jadi Andalan Shin Tae-yong
-
Sekolah Rakyat di Sulsel Buka Akses Pendidikan Berkualitas bagi Anak Kurang Mampu
-
Orang Dekat Donald Trump Bongkar Kelicikan Israel di Balik Perang AS - Iran
-
Hadir Hingga Pelosok Negeri, Mantri BRI Bantu Wujudkan Harapan dan Kemandirian Keluarga
-
Tiga Kampus Tersandung Kasus Pelecehan Seksual, Satgas Seharusnya Tak Sekadar Formalitas