- PJR Polda Metro Jaya mengizinkan motor melintas di tol Jakarta pada 12 Januari 2026 karena banjir.
- Dua ruas tol sementara dibuka: Sunter-Kebun Bawang dan Jembatan 31-Angke untuk motor.
- Rekayasa lalu lintas darurat ini berlangsung sekitar 20 menit tanpa insiden berarti.
Suara.com - Satuan Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Metro Jaya melakukan rekayasa lalu lintas dengan mengizinkan kendaraan roda dua atau sepeda motor melintas di ruas jalan tol pada Senin (12/1/2026). Kebijakan ini diterapkan menyusul banjir yang menggenangi sejumlah jalan arteri di Jakarta Utara dan tidak dapat dilalui pengendara motor.
Kasat PJR Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Dhanar Dhono Vernandhie mengatakan rekayasa lalu lintas dilakukan sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat terdampak banjir.
“Benar sekali, hari ini Senin, 12 Januari 2026, kami Satuan PJR Ditlantas Polda Metro Jaya melakukan rekayasa lalu lintas terhadap kendaraan roda dua untuk memasuki ruas jalan tol,” kata Dhanar kepada wartawan.
Dhanar menjelaskan, terdapat dua ruas tol yang dibuka sementara untuk pengendara motor. Pertama, dari Gerbang Tol Sunter menuju keluar Kebun Bawang. Kedua, dari Gerbang Tol Jembatan 31 dengan tujuan keluar Angke.
“Yang pertama ruas yang dimasuki adalah dari Gerbang Tol Sunter mengarah ke keluaran Kebun Bawang. Kemudian yang kedua dari Gerbang Tol Jembatan 31 dan keluar di Angke,” ujarnya.
Rekayasa lalu lintas tersebut dilakukan karena genangan air di Jalan Yos Sudarso dan Jalan Peluit Raya membuat jalur arteri tidak dapat dilintasi kendaraan roda dua.
“Mengapa ini kami laksanakan? Karena di arteri, di Jalan Yos Sudarso dan Peluit Raya terjadi genangan dan tidak bisa dilalui oleh kendaraan roda dua, sehingga kami melakukan pelayanan masyarakat berupa rekayasa lalu lintas untuk mengarahkan kendaraan roda dua ke jalan tol,” ucap Dhanar.
Menurut dia, rekayasa lalu lintas itu berlangsung sekitar 20 menit hingga kondisi kembali normal. Selama pelaksanaan, tidak terjadi kecelakaan maupun gangguan keamanan dan ketertiban lalu lintas.
“Durasi yang kami laksanakan untuk kegiatan ini berkisar sekitar 20 menit dan saat ini situasi sudah normal kembali. Dari kegiatan rekayasa lalu lintas tersebut, kami laporkan tidak ada kecelakaan lalu lintas maupun gangguan atau hal-hal lain,” tuturnya.
Baca Juga: Banjir Jakarta Meluas, 22 RT dan 33 Ruas Jalan Tergenang Jelang Siang Ini
Sebelumnya diberitakan, hujan deras mengguyur Jakarta dan menyebabkan banjir di sejumlah jalan arteri, termasuk kawasan Sunter, Podomoro, dan Rawa Bokor.
Genangan air setinggi hingga 60 sentimeter membuat arus lalu lintas tersendat dan memicu kepadatan di sejumlah pintu keluar tol, sehingga polisi melakukan berbagai rekayasa lalu lintas untuk mengurai kemacetan.
Berita Terkait
-
Banjir Jakarta Meluas, 22 RT dan 33 Ruas Jalan Tergenang Jelang Siang Ini
-
Air Banjir Terus Naik! Polda Metro Jaya Evakuasi Warga di Asrama Pondok Karya
-
Data Genangan dan Banjir Pagi Ini: Ketinggian Air di Pasar Minggu Mencapai Hampir Satu Meter
-
Banjir Arteri Lumpuhkan Akses Keluar Tol, Polisi Rekayasa Lalin di Rawa Bokor
-
Lion Parcel Kirim 10 Ton Logistik ke Wilayah Bencana Sumatra
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
Prabowo Akhiri Kunjungan Kenegaraan di Prancis, Bertolak Kembali ke Jakarta
-
Mangkir dari Pemeriksaan Gas 'Whip Pink', Influencer ZNM dan Dua Saksi Lain Dijemput Paksa Polisi
-
Dulu Diminta Balik ke Barak, Ray Rangkuti Kritik TNI Kini 'Kepung' Ranah Sipil
-
Modus Pungli dan Titipan dalam SPMB 2026, dari Uang Bangku hingga Rekayasa Domisili
-
Tragedi Jip Wisata Bromo: Rem Blong di Tikungan Letter S Wonokitri, Dua Orang Tewas
-
Bahaya Gas N2O Whip Pink: Konsumen Alami Lumpuh Temporer hingga Kerusakan Saraf Tepi
-
Polisi Ungkap Kronologi dan Penyebab Sementara Ledakan PT MCCI Cilegon
-
Polemik Kurban Uang Negara: Dasar Hukum, Pandangan MUI, dan Alasan Pemerintah
-
Geger Eks Pegawai Sudin LH Jakpus Tewas Usai Diduga Lompat dari Jembatan Cawang
-
Gen Z Lebih Berani dan Tak Kenal Takut Dibanding Generasi Orde Baru