News / Nasional
Senin, 12 Januari 2026 | 12:12 WIB
Arsip - Personel polisi membantu warga mengevakuasi sepeda motor saat banjir di Komplek Polri Pondok Karya, Mampang Prapatan, Jakarta, Selasa (18/11/2025). [ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/nym]
Baca 10 detik
  • Hujan deras pada Senin (12/1/2026) menyebabkan genangan meluas di puluhan RT dan 33 ruas jalan di DKI Jakarta.
  • Jakarta Selatan paling parah terdampak, dengan genangan tertinggi di Cilandak Timur mencapai 95 sentimeter akibat luapan Kali Krukut.
  • BPBD DKI mengerahkan personel dan berkoordinasi dengan dinas terkait untuk menargetkan penyurutan genangan secepat mungkin.

Suara.com - Hujan deras yang mengguyur wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya sejak pagi menyebabkan munculnya genangan di berbagai titik pada Senin (12/1/2026) jelang siang.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan bahwa dampak presipitasi tinggi tersebut meluas hingga ke puluhan lingkungan warga dan akses jalan raya.

Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, membeberkan data terbaru situasi banjir hingga saat ini.

"BPBD mencatat terdapat 22 RT dan 33 ruas jalan tergenang," ujar Yohan dalam keterangan tertulis, Senin (12/1/2026).

Wilayah Jakarta Selatan menjadi kawasan yang paling parah terdampak dengan 19 RT tergenang, dengan ketinggian air yang cukup signifikan di beberapa kelurahan.

Genangan tertinggi tercatat berada di Kelurahan Cilandak Timur yang mencapai 95 sentimeter.

Selain itu, banjir setinggi 80 sentimeter juga merendam dua RT di Kelurahan Pondok Labu.

Meluapnya Kali Krukut yang berbarengan dengan curah hujan tinggi ditengarai menjadi penyebab utama meningkatnya debit air di kawasan tersebut.

Tak hanya permukiman, mobilitas warga ibu kota juga terhambat akibat puluhan ruas jalan yang tertutup air.

Baca Juga: Air Banjir Terus Naik! Polda Metro Jaya Evakuasi Warga di Asrama Pondok Karya

Sebanyak 33 ruas jalan di Jakarta Utara, Jakarta Timur, dan Jakarta Selatan tergenang dengan ketinggian air bervariasi antara 10 hingga 55 sentimeter.

Beberapa jalan protokol, seperti Jalan Yos Sudarso di Sunter Jaya dan Jalan Boulevard Barat Raya di Kelapa Gading Barat, tak luput dari genangan.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kini tengah berupaya menanggulangi situasi agar aktivitas warga dapat kembali normal.

"BPBD DKI Jakarta mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah dan mengoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, serta Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik bersama para lurah dan camat setempat, serta menyiapkan kebutuhan dasar bagi penyintas," jelas Yohan.

Target utama dari penanganan ini adalah menyurutkan genangan dalam tempo sesingkat-singkatnya.

Masyarakat diminta untuk terus memantau informasi terkini dan meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di luar ruang.

Load More