Suara.com - Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Gorontalo melaksanakan vaksinasi COVID-19 dosis ketiga atau Booster kepada pegawai Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Gorontalo. Akselerasi vaksinasi dilakukan demi mencegah varian baru jenis Omicron.
Kepala Binda Gorontalo, Suryono menyebut wilayahnya masih rawan terjadi penyebaran COVID-19. Adapun pegawai Kanwil Kemenag Provinsi Gorontalo yang divaskin Booster sebanyak 103 orang.
"Peningkatan kasus COVID-19 di Provinsi Gorontalo menunjukkan bahwa bahaya penyebaran COVID-19 masih rawan terjadi. Binda Gorontalo konsisten mendorong pelaksanaan dan pemerataan vaksinasi bagi semua kalangan," ujar Suryono di Kanwil Kementerian Agama Provinsi Gorontalo ditulis Jumat (28/1/2022).
Suryono mengatakan, akselerasi vaksinasi juga bertujuan meningkatkan kekebalan kelompok. Dia pun mengimbau masyarakat tetap antusias melengkapi dosis vaksinasi.
"Diharapkan masyarakat tetap antusias untuk melengkapi dosis vaksinasi COVID-19, agar dapat membentuk herd immunity pada tubuh kita," ucapnya.
Lebih lanjut, Suryono meminta masyarakat tak terpangaruh berita bohong atau hoax ihwal vaksin Booster. Dia memastikan, semua vaksin COVID-19 yang ada di Indonesia aman dan terverifikasi badan kesehatan kesehatan dunia atau WHO.
"Selain itu, saya harap masyarakat juga tidak terpengaruh dengan berita hoax yang banyak beredar di media sosial," kata Suryono.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
Pilihan
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
Terkini
-
Dharma Pongrekun Soal Virus Nipah: Setiap Wabah Baru Selalu Datang dengan Kepentingan
-
Di Persidangan, Noel Sebut Purbaya Yudhi Sadewa 'Tinggal Sejengkal' ke KPK
-
Rano Karno Ungkap Alasan Jalan Berlubang di Jakarta Belum Tertangani Maksimal
-
Percepat Pemulihan Pascabencana Sumatra, Mendagri-BPS Bahas Dashboard Data Tunggal
-
Ironi 'Wakil Tuhan': Gaji Selangit Tapi Masih Rakus, Mengapa Hakim Terus Terjaring OTT?
-
Gus Ipul Tegaskan Realokasi PBI JKN Sudah Tepat
-
Skandal Suap DJKA: KPK Dalami Peran 18 Anggota DPR RI Periode 2019-2024, Ini Daftar Namanya
-
Kabar Baik! Istana Percepat Hapus Tunggakan BPJS Triliunan, Tak Perlu Tunggu Perpres?
-
Gus Ipul Tegaskan Percepatan Sekolah Rakyat Nias Utara Prioritas Utama Presiden Prabowo
-
Survei IPI: Sjafrie Sjamsoeddin Hingga Purbaya Masuk Bursa Bakal Capres 2029