Bagaimanatahun ini jatuh menjadi tahun Macan Air?
Untuk menjawab ini, kita perlu melihat kalenderChina, yang mengikuti peredaran bulan dantelah digunakan selama ribuan tahun.
Kalender ini didasarkan pada dua sistem: batang'surgawi' dan ranting'duniawi'.
Cabang-cabang rantai duniawi terdiri dari 12 tanda zodiak, masing-masing diwakili oleh binatang, yang mungkin sudah Anda ketahui sebelumnya:tikus, lembu, macan, kelinci, naga, ular, kuda, kambing, monyet, ayam jago, anjing dan babi.
Yang kurang umum diketahui adalah interaksi zodiak dengan batang surgawi.
Batang surgawi terdiri dari angka 1-10, dengan masing-masing angka mewakili salah satu dari lima elemen Taoisme: kayu, api, tanah, logam, dan air.
"Dari kecocokan 10 angka dengan 12 tanda, muncul nama di setiap tahun tertentu," kata Dr Qian.
Tahun ini yang jatuh adalahnomor sembilan, yang mewakili air.
Ini dikombinasikan dengan tanda zodiak ketiga, macan, yang memberi kita harimau air. Tahun macan air terakhir terjadi pada tahun 1962.
Meskipun tahun lunar berubah setiap tahunnya, dan perspektif artinya akan sedikit berbeda dari satu negara ke negara lain, Dr Lin mengatakanpesan utamanya tetap sama:
Baca Juga: Memaknai Tahun Macan Air, Delon Thamrin Siap Cari Peluang Usaha
"Ini semua tentang keluar dari masa laludan menyambut yang baru," kata Dr Lin.
Artikel ini diproduksi oleh Hellena Souisa dari ABC Everyday
Berita Terkait
-
Mayoritas Kecelakaan di Indonesia Terjadi di Kecepatan Rendah, Kok Bisa? Simak Statistiknya
-
Komite Wasit Pastikan Dua Gol Dewa United ke Gawang Persib Sah
-
KPK Kulik Peran SATHU di Kasus Kuota Haji, Nama Khalid Basalamah Ikut Disorot
-
Momentum Kartini 2026: Pertamina Perkuat UMKM Naik Kelas Lewat Inovasi, Ketahanan, dan Akses Pasar
-
Bukan Sekadar Cantik, Finalis Puteri Indonesia 2026 Dibekali Edukasi Keamanan Produk oleh BPOM
Terpopuler
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- 5 Parfum Indomaret dengan Wangi Segar Tahan Lama, Cocok Dipakai saat Cuaca Panas
- 12 Promo Makanan Hari Kartini 2026, Diskon Melimpah untuk Rayakan Momen Spesial
Pilihan
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
Terkini
-
Vietnam dan Korea Selatan Sepakati Belasan Kerja Sama, Fokus Teknologi hingga Energi Nuklir
-
Aktivis Palestina Alami Luka Serius Akibat Taser Polisi dan Palu Saat Gerebek Pabrik Senjata
-
China Desak Kamboja Berantas Tuntas Scam Center, Wang Yi: Harus Dihapus Sepenuhnya
-
Gedung Putih Mencari Benang Merah di Balik Kematian Jenderal dan Ilmuwan Nuklir AS William McCasland
-
Cerita di Balik Penggusuran 36 Bangunan Rumah di Cibubur
-
Guru dari Aceh hingga Papua Pasang Badan untuk Nadiem, Bongkar Fakta Chromebook
-
Thailand Siapkan Mega Proyek Rp4000 Triliun, Bikin Jembatan Darat Saingi Selat Malaka
-
Alarm KPAI: Anak Indonesia Kebanyakan Minum Manis, Ancaman Diabetes Bayangi Generasi 2045
-
Kebiadaban Israel Berlanjut: Bikin Cacat Warga Palestina, Kini Halangi Prostesis Masuk Gaza
-
Tanggapi Usul KPK Soal Capres Harus Kaderisasi Partai, Ganjar: Tidak Mudah Diterapkan