Suara.com - Satu mahasiswi Universitas Tanjungpura (Untan) Pontianak yang sedang melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kelurahan Bagak Sahwa, Kecamatan Singkawang Timur, Kota Singkawang, Kalimantan Barat ditemukan meninggal setelah terbawa arus sungai.
Kapolres Singkawang AKBP Prasetiyo Adhi Wibowo melalui Kapolsek Singkawang Timur, Iptu Dwi Hariyanto dalam keterangan yang diterima di Pontianak, Rabu mengatakan bahwa musibah itu terjadi, karena pada waktu yang bersamaan terjadi banjir bandang di aliran Sungai Bagak Sahwa, Selasa (1/2) sore sekitar pukul 15.15 WIB.
Mahasiswi yang meninggal tenggelam tersebut bernama Aulia Rahma. Korban adalah merupakan salah satu peserta yang mengikuti KKN di Kota Singkawang sejak awal Januari 2022. Jasad mahasiswi tersebut sudah dibawa ke RSUD Abdul Aziz Singkawang.
"Korban mandi bersama 11 rekannya, pada saat terjadi banjir bandang mereka berusaha untuk menyelamatkan diri masing-masing. Namun salah satu dari mereka yakni korban, terseret arus air yang sangat deras," kata Kapolres.
Pada saat dilakukan pencarian oleh pihaknya, lalu korban ditemukan sekitar 1 kilo meter dari jarak lokasi mereka mandi.
"Pada saat ditemukan, kondisi korban sudah tidak sadarkan diri, sementara di bagian kepala ditemukan beberapa luka, kemudian saat diperiksa ternyata sudah tidak ada denyut nadinya lagi," katanya.
Bahkan saat berada di RSUD Abdul Aziz Singkawang, dokter mengatakan jika korban sudah meninggal.
Selain itu, ada juga satu mahasiswa lainnya yang mengalami luka di bagian kepala dan saat ini sedang mendapatkan perawatan di IGD RSUD Abdul Aziz Singkawang.
"Yang terseret cuma satu orang yaitu mahasiswa yang meninggal. Sedangkan satu mahasiswa yang mengalami luka di bagian kepala tidak terseret, karena sempat menyelamatkan diri, namun mengalami benturan di pinggiran sungai," demikian Prasetiyo Adhi Wibowo. (Antara)
Baca Juga: Rangkul Warga Desa Pomahan, Mahasiswa STKIP PGRI Ponorogo Jalankan Program Kerja KKNT
Berita Terkait
-
Rangkul Warga Desa Pomahan, Mahasiswa STKIP PGRI Ponorogo Jalankan Program Kerja KKNT
-
Bantu Persoalan Krisis Air Bersih di Sungsang Banyuasin, Tim KKN UGM Bangun Prototipe Sistem Filtrasi Air
-
Diperiksa Sebagai Pelapor, Ubediah Badrun Klaim Kirim Bukti Tambahan ke KPK Soal Kasus Dugaan KKN Gibran-Kaesang
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Prabowo Kantongi Data Pendana Demo, KSP Dudung Pastikan akan Ada Langkah Hukum
-
Energi Bersih Jadi Kunci Tingkatkan Nilai Ekonomi Masyarakat Pesisir
-
MBG 'Caplok' 29 Persen Dana Pendidikan, BEM UI Adukan Nasib Kampus ke MK: Listrik Sering Padam!
-
Sujud di Gerbang Lampung, Jokowi Awali Blusukan 3 Hari di Bumi Ruwa Jurai dengan Salat Jumat
-
Pesona Blok M: Dari Tempat Nongkrong Jadul ke Magnet Baru Jakarta Modern
-
Cerita Warga Venezuela Andalkan Informasi Medsos karena Data Korban Gempa Simpang Siur
-
Peserta KDMP Meninggal saat Latsarmil, Mensesneg: Baru Hari Kedua, Belum Berat, Diduga Riwayat Sakit
-
Mekanisme Keberatan Jadi Instrumen Perlindungan Dalam Sengketa Merek dan Hak Cipta
-
Negara Asia, Eropa Hingga Arab Berbondong-bondong Kirim Bantuan ke Venezuela, Ini Daftarnya
-
Firdaus Oiwobo Sudah Diperiksa! Polisi Dalami Kasus Penghinaan Tiyo Ardianto ke Presiden Prabowo