Suara.com - Beredar video yang memperlihatkan dua pria berboncengan naik motor tengah menyeret seekor anjing hidup-hidup di jalan raya pada malam hari.
Melalui keterangan akun Instagram @kabarnegri, kejadian tersebut direkam oleh seorang pengendara mobil di Kelurahan Silae, Kecamatan Ulujadi, Palu, Sulawesi Tengah pada Senin (31/1/2022).
Pengendara mobil yang melaju di belakang dua pria itu merekam aksi tidak terpuji yang dilakukan oleh mereka.
Dalam video, mereka menyeret seekor anjing berwarna putih. Anjing itu diikat dengan tali.
Pria yang membonceng motor memegang tali yang diikatkan pada anjing tersebut. Mereka lalu menyeretnya di belakang motor selagi motor terus melaju.
Pada awalnya, mereka menyeret anjing tersebut melewati jalanan yang tampak sangat sepi. Tidak lama kemudian, mereka berbelok ke arah jalan raya yang cukup ramai dengan pengendara lain.
Pengendara mobil itu lalu membunyikan klaksonnya bermaksud agar dua pria yang berboncengan naik motor menghentikan aksinya.
"Ih dia tidak ada otak sumpah," ucap salah satu penumpang mobil.
Pengendara mobil terus mengikuti dua pria yang tega menyeret anjing putih itu hidup-hidup.
Baca Juga: Seorang Pria Tewas di Pinggir Jalan, Diduga Meninggal Tersengat Listrik, Videonya Beredar Luas
Hingga berita ini ditulis, tidak diketahui motif dua pria itu tega menyeret seekor anjing hidup-hidup di belakang motor mereka.
Menurut keterangan, pemilik anjing itu baru mengetahui anjingnya hilang usai video tersebut viral dan tersebar luas di media sosial.
"Debby sang pemilik sempat tak menyadari telah kehilangan anjing. Ia baru sadar ketika melihat video anjingnya diseret dua pria usai tersebar di media sosial," tulis keterangan akun seperti dikutip Suara.com, Rabu (2/2/2022).
Pemilik anjing telah melaporkan kasus pencurian anjing peliharaannya kepada Polsek Palu Barat. Ia berharap agar anjingnya ditemukan dalam kondisi selamat dan pelaku dihukum.
Aksi dua pria yang tega menyeret anjing hidup-hidup itu lantas menuai kecaman dari warganet yang melihat kejadian tersebut.
"Kurang ajar, ini pasti mau dijual terus si pembeli untuk dikonsumsi," tulis salah seorang warganet yang mengecam tindakannya.
Berita Terkait
-
Viral Surat Vaksinasi Dipakai Bungkus Gorengan, Dinkes Cimahi Khawatirkan Hal Ini
-
Mainkan Alat Kelamin saat Berkendara, OTK Buntuti dan Pepet Pengendara Motor Wanita
-
Seorang Pria Tewas di Pinggir Jalan, Diduga Meninggal Tersengat Listrik, Videonya Beredar Luas
-
Terungkap, Begini Cara Kerja Pengamen Biola saat Beraksi, Warganet Kasihan: Mungkin Rekam di Rumah
-
Lihat Motif Baju Pengendara Motor, Tiba-Tiba Dibikin Syok Ternyata Hewan Sungguhan, 'Merinding Gue'
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Ade Armando Resmi Keluar dari PSI, Pengamat Sebut Demi Selamatkan Citra Partai
-
Mensos Gus Ipul Sambangi KPK Besok, Minta Nasihat Terkait Pengadaan Sekolah Rakyat yang Disorot
-
Gelandang Botafogo Danilo Incar Satu Slot Timnas Brasil di Piala Dunia 2026: Banyak Pemain Top
-
Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Intelijen Itu Alat Negara, Bukan Alat Emosi
-
Menkes Budi Waspadai Hantavirus Masuk Indonesia, Rapid Test hingga PCR Disiapkan
-
Akan Disampaikan di Forum Dunia, 3 Poin tentang Kekerasan Anak yang Tak Bisa Lagi Diabaikan
-
Militer AS Punya Program Lumba-Lumba Militer, Isu di Selat Hormuz Jadi Sorotan
-
Prabowo Bertolak ke Filipina Hadiri KTT Ke-48 ASEAN, Menteri Bahlil dan Seskab Teddy Ikut
-
Soal Masa Depan Wisata RI, Triawan Munaf: Tak Ada Lagi Sistem Pemesanan yang Terfragmentasi
-
Siap-Siap Ganti Gas Melon ke CNG, Apakah Bisa Pakai Kompor LPG Biasa?