Suara.com - Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Jawa Tengah menggelar vaksinasi COVID-19 untuk anak usia 6 hingga 11 tahun dan masyarakat umum. Vaksinasi digelar di 13 wilayah kabupaten-kota.
Kepala Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Jawa Tengah, Brigjen TNI Sondi Siswanto menyebut target penerima vaksin sebanyak 19.000 dosis orang. Bagi anak-anak, kegiatan vaksinasi dilakukan secara massal sedangkan masyarakat umum door to door.
"Jenis vaksin yang dipergunakan bagi anak yaitu jenis Sinovac yang telah mendapatkan ijin dari BPOM, dan untuk masyarakat umum vaksinasi kita lakukan secara DTD, ini kita lakukan agar tidak ada kenaikan kasus COVID-19," ujar Sondi, Kamis (3/2/2022).
Selain itu, Binda Jateng juga melaksanakan vaksinasi dosis ketiga atau Booster. Targetnya sebanyak 5.000 orang yang telah memenuhi persyaratan.
Lebih lanjut, Sondi menghimbau masyarakat yang telah vaksinasi tetap menjaga protokol kesehatan dengan ketat. Sehingga, angka kasus positif COVID-19 bisa kembali ditekan.
"Mengingat kecenderungan pelaksanaan protokol kesehatan di masyarakat yang cenderung menurun, pemerintah tetap terus mengingatkan kembali pentingnya protokol kesehatan. Ini disampaikan, seiring dengan peningkatan kasus COVID-19 di akhir Januari 2022," kata Sondi.
Adapun ke-13 wilayah yang mengadakan vaksinasi yakni Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Kendal, Boyolali, Sukoharjo. Kemudian Karanganyar, Wonosobo, Magelang, Kebumen, Banjarnegara, Cilacap, Banyumas, dan Pemalang.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi