Suara.com - Tingkat elektabilitas Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto masih begitu tinggi menurut hasil survei lembaga riset Political Weather Station (PWS). Sebanyak 22,9 persen responden memilih nama Prabowo apabila Pemilihan Presiden (Pilpres) digelar hari ini.
Direktur Riset PWS Mohammad Tidzi AM mengatakan nama Prabowo juga mengungguli pada survei tingkat popularitas tokoh dan tingkat akseptabilitas.
Sebagai informasi, tingkat popularitas tokoh Prabowo mencapai 94,2 persen dan tingkat akseptabilitasnya sebesar 71,8 persen.
"Mengindikasikan bahwa tokoh yang tingkat popularitas dan tingkat akseptabilitas cukup siginifikan cenderung memiliki tingkat elektabilitas yang lebih tinggi," kata Tidzi dalam paparannya melalui virtual, Jumat (4/2/2022).
Di bawah Prabowo, ada nama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang dipilih oleh 19,9 persen responden.
Sementara Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menduduki posisi ketiga dengan perolehan 19,8 persen responden.
Untuk posisi keempat ada nama Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno yang dipilih oleh 8,7 responden dan Gubernur Jawa Barat sebanyak 7,5 persen.
Tidzi mengungkapkan ada pemandangan baru dari hasil survei kali ini. Pasalnya banyak nama-nama baru yang masuk 10 besar.
Seperti misalnya Menteri BUMN Erick Thohir yang dipilih 2,7 persen responden, Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko (2,4 persen) dan Gatot Nurmantyo (1,5 persen).
Baca Juga: Survei PWS: 67,8 Persen Warga Masih Puas atas Kinerja Jokowi - Ma'ruf Amin Kala Pandemi
"Dua tokoh ini mengalahkan tokoh-tokoh lama yang bertengger di papan survei seperti bapak Mahfud MD, Puan Maharani," ujarnya.
Survei tersebut dilakukan pada 13 hingga 23 Januari 2022 di 34 provinsi. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara tatap muka dengan pedoman kuesioner melalui aplikasi google form.
Margin of error kurang lebih 2,6 persen. Adapun tingkat kepercayaan survei tersebut sebesar 95 persen.
Tag
Berita Terkait
-
Survei PWS: 67,8 Persen Warga Masih Puas atas Kinerja Jokowi - Ma'ruf Amin Kala Pandemi
-
Capres-Cawapres Beken Tak Jaminan Bisa Naik Perahu Parpol di Pilpres 2024, Ray Rangkuti Contohkan Maruf Amin jadi Wapres
-
Jadi Pasangan The Ruling Party, Analis: Penguasa yang Tak Happy Duet Anies-AHY Bisa Pakai Segala Cara untuk Menghambat
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil
-
Duka di Maybrat: Dua Prajurit TNI AL Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB, Senjata Dirampas
-
Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera
-
MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI
-
Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak
-
Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak
-
Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi
-
Mudik Lebaran Lancar dan Kondusif, Kakorlantas Polri: Terima Kasih untuk Semua Pihak yang Terlibat
-
Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah
-
Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi