Suara.com - PT Harvest Capital International menjadi salah satu perusahaan yang melakukan kontrak kerja sama atau MoU dengan Persatuan Purnawirawan Angkatan Darat (PPAD). Kerja sama yang dilakukan tersebut menaungi bidang investasi dan pertambangan.
Kerja sama tersebut diawali dengan penandatangan nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) antara PT Harvest Capital International dengan PPAD di Gedung AH Nasution, Mabes AD, Jakarta Pusat, Selasa (8/2/2022).
Penandatanganan MoU dilakukan oleh Ketua Umum PPAD Doni Monardo dan Direktur PT Harvest Capital International Kelik Irwantono.
Kelik mengungkapkan pihaknya mau bekerjasama dengan PPAD lantaran melihat dampak positif dari program utama organisasi purnawirawan tersebut. Adapun program utama yang dimaksud ialah meningkatkan kesejahteraan purnawirawan.
"Melalui peluang wirausaha di mana pemberdayaan purnawirawan secara profesional merupakan akan menguntungkan kepada kedua pihak," ungkap Kelik.
Sementara itu, Ketum PPAD Doni mengatakan bahwa pihaknya saat ini tengah fokus kepada kesejahteraan purnawirawan dengan ikut mengelola sumber daya alam.
Menurut Doni sumber daya alam yang ada di Nusantara itu seringkali tidak dapat dinikmati oleh pelayan ataupun petani. Pasalnya, mereka kerap mendapatkan keuntungan kecil karena menjual barang mentah.
Dengan adanya kerjasama dengan perusahaan, Doni berharap upayanya untuk meningkatkan kesejahteraan purnawirawan juga bisa berdampak baik bagi para petani, nelayan maupun mata pencaharian lainnya.
"Lewat pelatihan atau kerjasama perbankan, kerjasama dengan perusahaan lainnya kita bisa mendorong untuk produk-produk mentah ini menjadi barang jadi, ya paling tidak setengah jadi. Sehingga punya nilai ekonomi yang lebih tinggi," jelas Doni.
Baca Juga: Kesepakatan Wilayah FIR Indonesia Singapura Perlu Dukungan Internasional
Berita Terkait
-
Kesepakatan Wilayah FIR Indonesia Singapura Perlu Dukungan Internasional
-
Polisi Ribut di Gunung Botak hingga Tembak Mati Warga, Brigadir Andre Batuwael jadi Tersangka dan Dikurung di Sel
-
Millennials Road Safety Hero, Kerja Sama ITS-Jasa Raharja untuk Keselamatan Lalu Lintas
-
Wagub Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum Ingatkan Sanksi Pidana Membeli Hasil Tambang Ilegal
Terpopuler
Pilihan
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
Terkini
-
Klaim Donald Trump: Sejumlah Negara di Kawasan Teluk Persia Bantu AS Blokade Selat Hormuz
-
Panas Sengketa Lahan di Menteng, Temasra Jaya Somasi Mabes TNI, Ancam Lapor ke Puspom
-
Lampu Hijau RUU BPIP: Surpres Sudah Terbit, Kapan Mulai Dibahas?
-
3 Cara AS Blokade Selat Hormuz, Nomor 2 Bisa Picu Rusia dan China Ikut Perang Terbuka
-
Rakitan Rasa Pabrik! Ki Bedil Maestro Senpi Ilegal Ternyata Jebolan Cipacing
-
Respons Seskab Teddy, Arifki Sebut Fenomena Inflasi Pengamat Jadi Cermin Oposisi Mandul
-
Alasan Tak Terduga Inggris Ogah Ikut Gerbong Trump Blokade Selat Hormuz
-
Iran Bongkar Taktik Licik AS di Islamabad, Kesepakatan Damai Gagal di Detik Terakhir
-
RDP DPR-BPIP Diwarnai Candaan, Willy Aditya Singgung Merger NasDem-Gerindra
-
Perundingan Islamabad Buntu, Iran Siap Ladeni AS di Selat Hormuz