Suara.com - Guru menghukum murid yang salah sudah biasa, namun yang dilakukan salah seorang guru satu ini dapat kecaman publik.
Berdalih menertibkan murid, seorang guru membakar sepatu para siswa tanpa ampun.
Video guru yang membakar sepatu siswa tersebut bermula dari ungghan Tiktok akun @ssllebeew1.
Pada video yang diunggah kembali oleh akun Instagram @andrli_48, seorang guru menenteng beberapa sepatu muridnya.
Ia kemudian meletakkan sepatu-sepatu tersebut di atas api untuk membakarnya.
Menurut keterangan, guru tersebut membakar sepatu karena seharusnya siswa memakai sepatu hitam kaos dan kaki putih di hari Selasa.
“Guru ini bakar sepatu anak didiknya karena melanggar peraturan sekolah, yaitu hari selasa seharusnya menggunakan sepatu hitam dan kaos kaki putih, namun para pelajar tidak menaatinya,” tulis akun @andrli_48.
Aksi membakar sepatu oleh guru tersebut mendapat berbagai kecaman dari warganet.
"Pendidik tapi kok gitu, orangtuanya beli susah payah, bahkan mungkin ada yang hasil kredit, enggak sesuai aturan tegur aja dan kasih waktu untuk ganti bukan dibakar," komentar warganet.
Baca Juga: Viral Perempuan Mandi Hujan Jam 3 Pagi, Alasannya Bikin Mewek
"Saya sama pendidik seperti beliau dan menurut sudut pandang saya itu salah besar," imbuh warganet lain.
"Lah jangan dibakar bisa kan di tegur baik-baik, kali aja muridnya enggak punya sepatu lain," tulis warganet di kolom komentar.
"Parah bu, kau kira semua orang mampu beli sepatu? Tolonglah bu di mana hatimu," timpal lainnya.
"Itu sepatu hasil keringat kerja orang tuanya, kok main bakar aja, enggak punya hati nih gurunya" balas warganet.
Saat berita ini dibuat, belum ada kejeasan lokasi sekolah tempat guru tersebut mengajar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Diversifikasi Kearifan Lokal Desa Citengah dalam Pengembangan Desain Batik
-
Bisakah Sea Farming Berbasis Adat Menyelamatkan Ekonomi Nelayan Pesisir?
-
Indonesia Hadapi Tiga Krisis Lingkungan: Apa Dampaknya dan Apa yang Bisa Dilakukan?
-
Cerita Rocky Gerung Bantu Prabowo 'Serang Balik' Jokowi lewat Buku Francis Fukuyama
-
PDIP Soroti Prajurit TNI di Bawah Kendali BOP: Beresiko Tinggi Secara Politik Maupun Militer
-
Bamsoet Kenalkan Buku Prabowo: Politik Akal Sehat Tanpa Panggung, Ungkap Sikap Ekonomi-Politik
-
Gerindra Imbau Para Pengusaha dan Taipan Bertaubat: Umur Gak Ada yang Tahu
-
Bukan Sekadar Hujan Biasa! Ini Alasan Ilmiah BMKG Prediksi Curah Hujan Ekstrem Pekan Depan
-
Dialog dengan Wakil Presiden RI dan Kementerian Pariwisata, InJourney Paparkan Usulan Strategis
-
Bamsoet Sebut Prabowo Ogah Punya Lawan, Singgung Tom Lembong dan Hasto Kristiyanto