Menurut dia, hasil survei tersebut menunjukkan popularitas dan elektabilitas Prabowo mengungguli kandidat capres potensial lainnya.
Wakil Ketua MPR itu menilai dalam kepemimpinan menuju Indonesia maju dibutuhkan sosok pemimpin yang ideal dan seorang pemimpin tidak boleh salah dalam pengambilan keputusan.
"Apalagi ketika bangsa dan negara Indonesia menghadapi kesulitan seperti saat ini, maka kepemimpinannya harus sudah teruji. Prabowo adalah sosok pemimpin yang sudah teruji dalam suksesi kepemimpinan nasional, baik sebagai ketua umum Partai Gerindra maupun menteri pertahanan," ujarnya.
Muzani mencontohkan ketika bangsa Indonesia sedang menghadapi situasi ancaman Covid-19, maka keputusan politik seorang pemimpin tidak boleh salah.
Menurut dia, ketika keputusan politik yang diambil salah maka yang jadi korban adalah rakyat dan Prabowo sebagai pemimpin sudah teruji sebagai ketua umum dan ketua dewan pembina Partai Gerindra serta sebagai menteri pertahanan.
"Beliau adalah menhan yang debut internasional sudah teruji, diplomasinya sudah teruji, dan menghadapi berbagai persoalan juga sudah teruji, karena itu keputusan politik yang menyangkut negara saya meyakini beliau pun sudah teruji," katanya.
Selain itu, Muzani mengatakan sosok calon wakil presiden yang akan mendampingi Prabowo di pilpres 2024 adalah putra putri terbaik bangsa Indonesia.
Dia menyambut baik dan gembira karena banyak orang yang ingin mendampingi Prabowo. [rangkuman laporan Suara.com]
Baca Juga: Gerindra Ungkap Sosok yang Bakal Jadi Pasangan Prabowo di Pilpres 2024
Berita Terkait
-
Gerindra Dukung Pilkada Balik ke DPRD: Anggaran Rp37 Triliun Lebih Baik Buat Kesejahteraan Rakyat!
-
Dasco Jelaskan Nasib Jabatan Bupati Mirwan MS Secara Ketatanegaraan Demokratis
-
Dasco soal Bupati Aceh Selatan: Kami Usulkan Diberhentikan Sementara, Pecat Selamanya Ranah DPRD
-
Skandal Umrah saat Bencana, Dasco Minta Kemendagri Berhentikan Sementara Bupati Aceh Selatan
-
Korban Tembus 770 Jiwa, Muzani Beberkan 'Kalkulasi' Pemerintah Soal Status Bencana Nasional
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu
-
Sinyal Keras KPK, Eks Menag Yaqut Secepatnya Ditahan di Kasus Korupsi Haji
-
Tanggapi Soal Pilkada Langsung dan Tidak Langsung, Menko Yusril: Keduanya Konstitusional