- Delegasi Indonesia dijadwalkan terbang ke Masyhad, Iran, pada Kamis malam untuk menghadiri upacara pemakaman Ayatollah Ali Khamenei.
- Rombongan yang dipimpin Menteri Luar Negeri Sugiono akan mengikuti rangkaian prosesi pemakaman dan pertemuan dengan pejabat tinggi Iran.
- Kunjungan ini dilakukan setelah Ayatollah Ali Khamenei wafat akibat serangan di Teheran pada 28 Februari 2026 lalu.
Suara.com - Delegasi Pemerintah Indonesia dijadwalkan bertolak ke Masyhad, Iran, pada Kamis (9/7) malam untuk menghadiri upacara pemakaman mendiang pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Rombongan diperkirakan tiba pada Jumat (10/7) pagi dan langsung mengikuti rangkaian agenda kenegaraan.
Ketua MPR RI Ahmad Muzani mengatakan delegasi akan terbang langsung dari Jakarta menuju Masyhad, yang menjadi lokasi pemakaman Khamenei.
"Rencananya delegasi Indonesia yang akan ke Iran berangkat besok malam. Kita akan terbang langsung dari Jakarta menuju Masyhad, kota yang akan menjadi tempat peristirahatan terakhir Ayatollah Ali Khamenei," kata Muzani saat ditemui usai kunjungan ke Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Rabu.
Setibanya di Iran, rombongan tidak dijadwalkan menginap. Setelah menghadiri prosesi pemakaman dan berziarah, delegasi akan melaksanakan pertemuan dengan pejabat tinggi Pemerintah Iran.
"Tidak menginap. Sampai pagi. Paginya pemakaman, siang ziarah, terus setelah itu berbicara dengan, katanya, kami akan bertemu dengan Menteri Luar Negeri dan Ketua Parlemen Iran," jelasnya.
Muzani menyebut komposisi delegasi Indonesia tidak mengalami perubahan dari rencana sebelumnya. Rombongan akan dipimpin Menteri Luar Negeri Sugiono, didampingi dirinya sebagai utusan khusus Presiden, serta sejumlah ulama.
"Mungkin akan ada beberapa ulama yang ikut, cuman saya belum tahu namanya," ucapnya.
Ayatollah Ali Khamenei menjabat sebagai pemimpin tertinggi Iran selama hampir 37 tahun. Ia meninggal dunia dalam serangan Amerika Serikat dan Israel di Teheran pada 28 Februari 2026.
Setelah wafatnya Khamenei, putranya, Mojtaba Khamenei, ditetapkan sebagai pemimpin tertinggi Iran yang baru pada Maret 2026.
Baca Juga: Berangkat Kamis Malam, Delegasi RI Bertolak ke Iran Hadiri Pemakaman Ali Khamenei
Berita Terkait
-
Berangkat Kamis Malam, Delegasi RI Bertolak ke Iran Hadiri Pemakaman Ali Khamenei
-
Pesan Duka Megawati untuk Ali Khamenei Disiarkan Televisi Iran, Singgung Warisan Bung Karno
-
Ketegangan AS - Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak Akibat Kekhawatiran Gangguan Pasokan
-
Momen Akrab Gibran, Puan, Muzani, dan Sultan di Parlemen, Ternyata Bahas Soal Ini
-
Jokowi Mau Jadikan Jateng 'Kandang Gajah', Gerindra: Bagus, Kompetisi Politik Makin Sehat!
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 7 Sunscreen Tone Up Terbaik untuk Kulit Kusam sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
Terkini
-
Kebakaran Lahan Gambut di Aceh Selatan Meluas Jadi 25 Hektare, Api Masih Menyala
-
Warga Aceh Patungan Perbaiki Jembatan Enang-Enang, Satgas PRR: Keselamatan Nomor Satu
-
Benda Diduga Roket atau Rudal Ditemukan di Sungai Blitar, Tim Jibom Turun Tangan
-
Polisi Kembali Tangkap 2 Pelaku Penyerangan yang Tewaskan Tiga Anggota Polri di Katingan
-
Mitra MBG Tuntut Kepastian Program, Khawatir Rakyat Kecil Terdampak
-
Brankas Rahasia di Cafe de'CLAN Signature Berisi Tumpukan Dolar AS-SGD, Nilainya Fantastis!
-
Berangkat Kamis Malam, Delegasi RI Bertolak ke Iran Hadiri Pemakaman Ali Khamenei
-
Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
-
MPR dan MK Bahas Amandemen UUD 1945 Jelang Sidang Tahunan
-
Panja Belum Bentuk, Komisi II DPR 'Diam-diam' Bahas 28 DIM RUU Pemilu