Suara.com - Lembaga Bantuan Hukum (LBH) APIK Jakarta menyampaikan pihaknya menerima permohonan pencabutan kuasa hukum dari Hafsyarina Sufa Rebowo selaku pemilik akun Twitter @quweenjojo yang mengaku pernah dilecehkan Gofar Hilman pada Kamis (10/2/2022). Namun, pada hari yang sama, kedua belah pihak ternyata sudah melakukan mediasi di kepolisian.
Hal tersebut disampaikan oleh LBH APIK Jakarta melalui akun Instagramnya @lbhapik,jakarta pada Sabtu (12/2/2022). LBH Apik Jakarta menyimpulkan, kalau mediasi yang disampaikan Gofar melalui Twitternya @pergijauh dilakukan pada hari yang sama ketika Hafsyarina mencabut permohonan kuasa hukum.
"Muncul fakta bahwa pada 10 Februari 2022 telah dilakukan mediasi di kepolisian bersama dengan GH," demikian yang dikutip Suara.com, Sabtu.
"Sekali lagi kami sampaikan, bahwa ini terjadi di hari yang sama dengan permohonan pencabutan surat kuasa yang kami sampaikan di atas," sambungnya.
Meski permohonan surat kuasa sudah dicabut, pihak LBH APIK Jakarta tetap menghormati segala keputusan yang diambil Hafsyarina.
"Kami menghargai keputusan yang diambil oleh pihak yang sebelumnya kami advokasi," ujarnya.
Selain itu, LBH APIK Jakarta juga masih akan mendampingi korban dan saksi lainnya.
Dengan begitu, mereka meminta kepada seluruh pihak yang terlibat, termasuk pihak dalam pendampingan psikologi, pelaporan dan koordinasi ke kepolisian serta LPSK untuk menjaga kerahasiaan data pribadi dari korban dan saksi serta menghormati persetujuan (konsen) dari korban dan saksi terkait dengan update yang disampaikan ke publik.
Kemudian LBH APIK Jakarta juga meminta seluruh pihak untuk tidak memaksa korban terus memberikan penjelasan kepada publik.
Baca Juga: Buka Suara Usai Quweenjojo Minta Maaf, Gofar Hilman Banjir Satire
"Memberikan ruang untuk para korban berproses dengan memberikan ruang untuk para korban berproses dengan pengalaman kekerasan seksual yang telah dialami dan perjalanan untuk pemulihan dan keadilan."
Pernah Ngaku Dilecehkan Gofar Hilman, Wanita Ini Minta Maaf
Wanita pemilik akun Twitter @quweenjojo yang mengaku pernah dilecehkan Gofar Hilman kembali bersuara. Namun kali ini, perempuan yang biasa disapa Syerin meminta maaf atas tuduhan yang pernah dia alamatkan kepada Gofar.
"Saya ingin meminta maaf kepada Gofar Hilman dan keluarga besar Gofar Hilman serta masyarakat luas atas unggahan saya tanggal 8 Juni 2021 di akun Twitter @quweenjojo," ujar Hafsyarina Sufa Rebowo, Jumat (11/2/2022).
Lebih lanjut, Hafsyarina Sufa Rebowo mengatakan bahwa Gofar Hilman tidak pernah melakukan pelecehan terhadap dirinya. Dia mengaku hanya mengarang cerita berdasar hasil imajinasi di bawah pengaruh alkohol.
"Kejadian pelecehan itu sebenarnya tidak ada," kata Hafsyarina Sufa Rebowo.
Berita Terkait
-
Buka Suara Usai Quweenjojo Minta Maaf, Gofar Hilman Banjir Satire
-
Dicurigai Desak Korban Pelecehan Seksual Minta Maaf, Gofar Hilman Beri Bantahan Tegas
-
Bandingkan dengan Kasus Kim Seon Ho, dr Tirta Akui Gofar Sering Rendahkan Perempuan
-
Kasus Dugaan Pelecehan Seksual, Gofar Hilman Diam-Diam Selesaikan Masalah di Kantor Polisi
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Reaksi Presiden Irlandia Usai Adiknya Ditangkap Israel di Global Sumud Flotilla
-
Membongkar Modus Predator Pengelana Feri: Mengapa Janji Loker di Medsos Masih Ampuh Jerat Mahasiswi?
-
Trump Tunda Serangan ke Iran Usai Desakan Negara Teluk, Takut Dibalas Rudal Teheran
-
TAUD Laporkan Tiga Hakim Kasus Andrie Yunus ke MA, Pengadilan Militer Buka Suara
-
Kemlu: 5 WNI Ditangkap Tentara Israel
-
Blak-blakan di DPR, Menhan Sjafrie Ungkap Kronologi AS Minta Izin Lintas Udara RI
-
9 WNI Ditahan Israel dalam Misi ke Gaza, GPCI Minta Presiden Prabowo Ambil Langkah Diplomasi
-
AS Turunkan Pasukan FBI Jaga Stadion Piala Dunia 2026, Drone Dilarang Terbang!
-
Kapal Misi Kemanusiaan Ditahan Israel, Kemlu RI Tuntut Pembebasan Seluruh Awak
-
Tentara Israel Tangkap 9 WNI, GPCI Lapor MPR Desak Pemerintah Bertindak