Suara.com - Seorang oknum polisi diduga memukul seorang sopir truk sampah. Hal ini terjadi di Nagari Situjuh Batua, Kecamatan Situjuh V Nagari, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat.
Melansir dari unggahan akun Instagram @jurnalisjunior, terlihat seseorang yang diduga polisi tersebut keluar dari mobilnya.
Ia kemudian memaksa sopir truk yang berada di dalam truk untuk dipukui.
"Pemukulan dilakukan oleh dua pria yang diduga salah satunya adalah oknum polisi yang bertugas di Polres Payakumbuh pada sopir truk sampah nagari setempat," tulis akun tersebut.
Pemukulan itu menjadi viral di media sosial usai terekam kamera ponsel warga.
Menurut akun tersebut, kejadian yang berlangsung Senin (14/2/022) sudah dibenarkan oleh ali Nagari Situjuh Batua, Don Veski Dt Tan Maradjo.
Video tersebut tentu menyedot perhatian publik, banyak yang memberikan respons pada video tersbeut.
"Damai perlu, tapi proses hukum tidak usah damai. Lanjutkan saja jika salah satu pihak yang salah," komentar warganet.
"Ormas bendera cokelat itu terus yang kertingkah," imbuh warganet lain.
"Bapak @kepalakepolisian_ri, oknum yang bermental preman jalanan seperti ini lebih cocok pindah tugaskan," tulis warganet di kolom komentar.
"Uh tinjuannya mantep, coba kirim ke pedalaman," timpal lainnya.
"Oknum tolol," balas warganrt lain.
Saat berita ini dibuat, video tersebut telah disukau lebih dari ribuan kali di Instagram.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Hitung-hitungan Dampak Buruk Blokade AS di Pelabuhan Iran dan Selat Hormuz
-
Bertukar Cinderamata, Prabowo Subianto Beri Miniatur Candi Borobudur ke Vladimir Putin
-
Studi Ungkap Aspal dan Beton Memerangkap Panas, Kenapa Kota Jadi Kian Menyengat?
-
Apa Itu MDCP? Kerjasama Militer AS-Indonesia yang Baru Diteken Sjafrie Sjamsoeddin
-
Pakar Hukum: Awasi Dana Asing ke NGO, Tapi Jangan Bungkam Kritik
-
Momen Hangat di Kremlin, Putin Lepas Prabowo dengan Penghormatan Khusus
-
Intip Taktik Donald Trump Nekat Blokade Pelabuhan Iran
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Indonesia dan AS Resmi Perkuat Kemitraan Pertahanan, Fokus Modernisasi hingga Latihan Militer
-
Kritik JPPI Buntut Skandal Grup Chat FH UI: Belajar Hukum, Tapi Jadi Pelaku Pelecehan