Suara.com - Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Banten menggelar vaksinasi COVID-19 bagi anak usia 6-11 tahun, masyarakat umum, dan lansia. Program vaksinasi ini sebagai upaya mempercepat terbentuknya herd immunity masyarakat.
Kabinda Banten, Brigjen Pol Hilman mengatakan vaksinasi digelar pada tiga kota dan dua kabupaten di Provinsi Banten. Adapun target yang dilakukan sebanyak 95.000 ribu dosis vaksinasi.
"Kami telah melakukan program ini di Kota Cilegon, Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, Kabupaten Serang, dan Kabupaten Tangerang. Vaksinasi ini menargetkan 95.000 ribu dosis yang terdiri dari siswa SD usia 6-11 tahun, masyarakat umum dan lansia di seluruh kabupaten dan kota," ujar Hilman ditulis Rabu (16/2/2022).
Program vaksinasi ini dilakukan sebagai upaya dalam mengatasi virus varian omicron. Dengan ini, Binda Banten bekerjasama dengan pemerintah daerah terus berupaya memutus rantai penyebaran COVID-19.
"Kegiatan ini merupakan upaya Binda Banten dalam mengatasi ancaman kesehatan khususnya bahaya COVID-19 varian Omicron dan kami akan terus melakukan upaya bersama-sama pemerintah daerah untuk mengatasi masalah kesehatan karena pandemi COVID-19," ucap Hilman.
Hilman menghimbau, kepada seluruh masyarakat yang telah melakukan vaksinasi untuk tetap menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes).
"Kepada masyarakat untuk tetap patuh dalam menegakkan prokes, dengan cara memakai masker dan menjaga jarak serta rajin cuci tangan harus dijaga oleh masyarakat,” katanya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Diskon di Miniso Karawaci Khusus HUT RI ke-81 dari BRI, Ini Cara Klaimnya
-
Jemuran Bikin Resah, 27 Pakaian Dalam Warga Tuban Raib Dicuri
-
Bukan Sekadar Lomba, Pesta Rakyat Trindo Residence Jadi Modal Sosial Kekompakan Warga
-
Tagih Pesangon dan THR, Eks Karyawan PT Sritex Upacara Bendera di Depan Pabrik
-
Tawa dan Harapan di Balik Tembok Tinggi: Potret Kemeriahan HUT ke-81 RI di Lapas Salemba
-
Replika Gajah Raksasa Semarakkan Karnaval HUT ke-81 RI di Kota Banjar
-
Buku Gramedia Diskon 25 Persen Pakai BRI, Ini Syaratnya
-
IHSG Bisa Kembali Terbang Besok, Saham-saham Ini Bisa Dilirik
-
Unjuk Rasa hingga Saling Dorong,Mahasiswa Papua Sebut Kolonialisme Masih Tumbuh
-
Sultan Syarif Kasim II 'sang Donatur' Sumbang Rp1 Triliun untuk Kemerdekaan Indonesia