Suara.com - Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Jawa Timur menggencarkan vaksinasi booster untuk masyarakat Madura. Kegiatan tersebut merupakan kerjasama antara PT. Gudang Garam group bersama TNI-Polri.
Manager Area PT Gudang Garam, Setanggang menceritakan, awalnya terdapat masyarakat yang menolak untuk divaksin. Namun saat dijelaskan bahwa vaksin aman, masyarakat itu pun mau untuk divaksin.
"Hari ini kami selaku PT. Gudang Garam melaksanakan vaksin booster, vaksin ketiga ini untuk semua karyawan dan masyarakat yang ada disini," ujar Setanggang ditulis Rabu (16/2/2022).
Menurutnya, vaksinasi sangat penting untuk meningkatkan kekebalan imun bagi masyarakat. Dengan begitu, penyebaran COVID-19 varian Omicron dapat dicegah.
"Selain untuk meningkatkan imun, kami juga dukung program pemerintah dalam rangka mencegah penyebaran Covid -19," jelasnya.
Dalam kesempatan yang sama, pimpinan pergudangan Madura, Budi Hartono mengatakan bahwa berkat kolaborasi dengan Binda Jatim, seluruh karyawan PT Gudang Garam Group sudah divaksin secara 100 persen.
"Kami dari PT. Gudang Garam dan PT. Surya Madistrindo bisa dikatakan 100% karyawan kami disini sudah vaksin 1, 2 dan vaksin Booster. Hingga pelaksanaan vaksin ke 3 ini karyawan disini semuanya aman," tuturnya.
Sebelumnya, Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Jawa Timur (Jatim) kembali menggelar vaksinasi dosis pertama, kedua, dan ketiga atau booster. Kali ini, vaksinasi dilakukan di Pacitan dengan target 6.500 dosis.
Baca Juga: Publik Mesti Tahu! Kenapa Harus Vaksin Booster? Kadinkes Banten Beri Penjelasan Ini
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Banjir Jakarta, Sekitar 1.600 Warga Masih Mengungsi hingga Selasa Pagi
-
Jakarta Masih Dikepung Banjir Pagi Ini, 28 RT dan 6 Ruas Jalan Tergenang Air
-
Hujan Masih Akan Guyur Seluruh Jakarta Hari Ini
-
Modus Paket Online, Polisi Gagalkan Peredaran Vape Narkotika di Jakbar
-
Tolak Wacana Pilkada Lewat DPRD, PDIP Intens Lobi Partai Lain di Parlemen
-
Demo di Komdigi, Massa Minta Takedown Mens Rea di Netflix dan Ancam Lanjutkan Aksi ke Polda Metro
-
Nyumarno Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Ijon Proyek Bupati Bekasi Nonaktif Ade Kunang
-
Registrasi Akun SNPMB 2026 dan Jadwal Pelaksanaan SNBP Terbaru
-
Siapa Sebenarnya Pelapor Pandji? Polisi Usut Klaim Atas Nama NU-Muhammadiyah yang Dibantah Pusat
-
Langit Jakarta 'Bocor', Mengapa Modifikasi Cuaca Tak Digunakan Saat Banjir Melanda?