Suara.com - Politikus PDIP Ruhut Sitompul memberikan komentar mengenai aturan Jaminan Hari Tua (JHT).
Diketahui, aturan JHT terbaru menuai komentar dari sejumlah kalangan. Bahkan, aturan tersebut menjadi polemik.
Dikutip dari makassar.terkini--jaringan Suara.com, Ruhut mengatakan, pemerintah tak akan menyesatkan rakyatnya terkait dana JHT.
Sebab, pemerintah tentu tidak ingin membuat rakyatnya sengsara.
"Pemerintah Bapak Joko Widodo Presiden RI tidak pernah mau menyesatkan rakyat Indonesia tercinta," kata Ruhut Sitompul, dikutip dari makassar.terkini--jaringan Suara.com, Sabtu (19/2/2022).
Lebih lanjut, Ruhut secara tegas meminta orang-orang yang tidak terima untuk diam.
"Tolong yang tidak setuju JHT baik-baik saja duduk diboncengan nggak usah sok pintar," lanjutnya.
Ruhut memuji pernyataan yang disampaikan oleh Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko.
Moeldoko mengatakan, JHT adalah bukti perhatian pemerintah kepada pekerja pasca usia produktif.
Baca Juga: Moeldoko Disebut Cocok Jadi Pemimpin Negara, Dinilai Mau Dengarkan Suara Rakyat
Ruhut mengatakan, apa yang dikatakan Moeldoko sudah benar.
"Sudah benar itu KSP Jenderal TNI AD Purn Mas Moeldoko paten, Merdeka!" ujarnya.
Dikutip dari makassar.terkini--jaringan Suara.com, Moeldoko menegaskan aturan terbaru JHT merupakan bukti perhatian pemerintah kepada pekerja saat mereka memasuki hari tua atau usia pasca produktif.
"Permenaker ini muncul untuk menghindari tumpang tindih antara JHT dengan JKP (jaminan kehilangan pekerjaan)," jelas Moeldoko.
Ia mengatakan, masyarakat tak perlu khawatir tentang kelangsungan program JHT.
Moeldoko juga mengatakan bahwa saat ini kondisi keuangan dan keterjaminan manfaat dari JHT cukup kuat.
Tag
Berita Terkait
-
Minyak Goreng Langka, Saran Rocky Gerung: Mending Pak Jokowi Kemah di Kebun Sawit
-
BPJS Kesehatan Jadi Syarat Jual Beli Tanah, Legislator Luqman Curiga Ada Penyusup Jahat Sekitar Jokowi
-
Moeldoko Disebut Cocok Jadi Pemimpin Negara, Dinilai Mau Dengarkan Suara Rakyat
-
Serikat Buruh Tak Setuju Permenaker Tentang Pencairan JHT Usia 56 Tahun, Mengapa Pemerintah Menerbitkan?
-
Nama Kepala Otorita IKN dalam Genggaman, Sosoknya Senior yang Dekat dengan Jokowi
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
Terkini
-
BRI Serahkan Ambulans untuk Perkuat Layanan Kemanusiaan Relindo Batang
-
Sidang Tahunan MPR 2026: Jadwal Dipadatkan Demi Salat Jumat, Prabowo Pidato Pukul 09.34 WIB
-
Puan Tak Ikut Sambut Prabowo di DPR, Baru Tiba saat Presiden Sudah di Dalam
-
Jokowi Hadir, Megawati Dipastikan Absen di Sidang Tahunan MPR dan Upacara HUT ke-81 RI di Istana
-
3 Orang Tewas saat Banjir Besar di Chiba Jepang, Hujan Ekstrem Kepung Pinggiran Tokyo
-
Hilirisasi Ubi Kayu Mulai Berjalan, Tak Hanya Buat Pangan, Tapi untuk Bioetanol
-
Jelang Pidato Prabowo, Investor Bisa Lirik Saham-saham Ini
-
Sampo Cultusia Black Hair, Ampuh Hitamkan Uban Rambut Dalam Sekali Keramas
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Sosok Mantan Napiter Bom Bali 1 Jack Harun, Sekarang Dikenal Sebagai Akademisi Bergelar Magister