Suara.com - Pengamat politik Juliant Palar menyebut elektabilitas Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo tidak akan pernah turun.
Menurut Juliant, Ganjar Pranowo akan tetap meroket elektabilitasnya meski diterpa isu tidak jelas.
"Saya pikir elektabilitas Ganjar Pranowo tidak akan turun hanya karena isu-isu tidak jelas," kata Juliant, dikutip dari wartaekonomi--jaringan Suara.com, Jumat (25/2/2022).
Hal tersebut berdasarkan dari survei Litbang Kompas.
Dalam survei tersebut, elektabilitas Ganjar Pranowo mencapai 20,5 persen.
Elektabilitas Ganjar naik dari 7,3 persen pada April 2021 menjadi 13,9 persen pada Oktober 2021.
Berdasarkan hasil survei tersebut, Ganjar Pranowo berada di bawah Prabowo Subianto.
Menurut Juliant, isu miring yang menerpa Ganjar tak akan berefek besar terhadap elektabilitasnya.
Justru Ganjar bisa menaikkan popularitas dengan cara mengatasi masalah secara tepat.
Baca Juga: Kocak! Ditanya Bagaimana Majukan Jawa Tengah, Ganjar Pranowo Malah Beri Jawaban Tak Terduga
"Masyarakat bisa melihat Ganjar memang patut untuk didukung karena kinerjanya jelas," jelas Juliant.
Seperti diketahui, Prabowo berada di puncak dengan elektabilitas 26,5 persen.
Sementara itu, pada urutan ketiga terdapat Anies Baswedan dengan elektabilitas mencapai 14,2 persen.
Tag
Berita Terkait
-
Anies Baswedan Dinilai Punya Daya Tarik Kuat, Disebut Berpotensi Jadi Capres 2024
-
Demokrat Dinilai Bisa Jadi Nomor 1, Asalkan Lakukan Hal Ini
-
Kocak! Ditanya Bagaimana Majukan Jawa Tengah, Ganjar Pranowo Malah Beri Jawaban Tak Terduga
-
Gubernur Anies Baswedan Klaim 24 Juta Orang Gunakan Wifi Gratis di Jakarta
-
Gubernur Anies Baswedan: G20 Bukan Forum Basa-Basi
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari APBD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
1.350 RTLH di Jakarta Barat Antre Program Bedah Rumah
-
Temui PM Singapura, Pramono Jual Potensi Investasi di Jakarta
-
Ingin Perkuat Komunikasi Publik, BGN Tunjuk Wakil Kepalanya Jadi Juru Bicara
-
Merasa Dibohongi, Elza Syarief Mundur sebagai Pengacara Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya
-
Bongkar Modus Mi Instan Isi 5,2 Kg Ganja! Bareskrim Tangkap Pengedar Sugiono di Malang
-
Kata-kata Donald Trump soal Dana Rekontruksi Iran Pasca Perang Rp4.900 Triliun dari AS
-
Bobby Nasution Larang Keras ASN dan Pegawai BUMD di Sumut Pakai Vape
-
Jokowi Resmi Berjaket PSI? Pengamat Sebut Bisa Jadi Ancaman Elektoral bagi PDIP
-
Bukan Sedotan, Penelitian Global Temukan Kemasan Makanan Jadi Penyumbang Utama Sampah Plastik Laut
-
Wapres AS Bocorkan Isi Perjanjian Damai, Iran Bakal Cuan Banyak