Suara.com - Anak buah kapal (ABK) KM Sumber Nelayan 28 bernama Seban Jayadi (21) diduga hilang setelah menceburkan diri di sekitar perairan laut selatan Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat. Ini diketahui oleh rekannya pada besoknya korban tidak ada.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Mataram Nanang Sigit PH, mengatakan pihaknya masih melakukan pencarian. Berdasarkan laporan yang diterima dari Kantor SAR Denpasar, korban berasal dari Dusun Goge, Desa Pringgabaya, Kecamatan Pringgabaya, Lombok Timur.
Korban dicurigai menjatuhkan diri ke laut saat perjalanan menuju Pelabuhan Benoa Bali dengan jarak 12 nautical mile dari Pantai Kuta di Kabupaten Lombok Tengah, pada Sabtu (26/2) sekitar pukul 23.00 Wita.
"Rekan-rekan korban baru menyadari kalau temannya tidak ada di kapal pada esok harinya sekitar jam delapan pagi saat berada di perairan Bali," katanya di Mataram, Senin (28/2/2022).
Nanang mengatakan pihaknya sudah melakukan pelacakan ke kapal-kapal yang melintas di sekitar lokasi kejadian pertama dan melakukan pencarian di perairan Pantai Kuta.
Kantor SAR Mataram juga mengerahkan Tim Rescue Unit Siaga SAR Kuta Mandalika untuk melakukan pencarian bersama potensi SAR sejak Senin pagi.
Hingga pukul 12.00 Wita, hasil pencarian melalui penyisiran di perairan masih nihil.
Pencarian dilakukan menggunakan perahu rigid inflatable boat (RIB), yakni jenis perahu multipurpose yang bisa di gunakan untuk berbagai keperluan dan dalam berbagai kondisi cuaca. (Antara)
Baca Juga: Dua Nelayan yang Dilaporkan Hilang Ditemukan Selamat
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati
-
Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah
-
Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu
-
Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend