Suara.com - Seorang relawan bernama Putra Dwi Wahyu meninggal dunia setelah memberikan bantuan untuk korban gempa di Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat. Pria asal Padang itu sempat mengalami kejang-kejang dan meninggal dunia saat dibawa ke Rumah Sakit Yarsi, Senin (28/2/2022) malam.
"Benar, informasinya seorang relawan dari Kota Padang meninggal dunia," kata Plt Kepala BPBD Pasaman Barat Azhar di Simpang Empat, Senin.
Azhar menuturkan jenazah telah dilepas oleh Sekretaris Daerah Pasaman Barat ke Kota Padang untuk dimakamkan.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Pasaman Barat Edi Murdani menambahkan, relawan itu meninggal setelah memberikan bantuan ke daerah gempa di Kajai Kecamatan Talamau.
Sesampai di lokasi, almarhum tiba-tiba kejang-kejang dan langsung dilarikan ke rumah sakit Yarsi di Simpang Empat.
Namun diduga dalam perjalanan sudah meninggal dunia karena saat diperiksa di Rumah Sakit Yarsi almarhum sudah meninggal dunia.
Sementara itu Sekretaris Daerah Pasaman Barat Hendra Putra melepas langsung jenazah di Rumah Sakit Yarsi menuju Kota Padang.
Ia mengatakan Pemkab Pasaman Barat mengucapkan duka yang mendalam atas pengabdian relawan yang meninggal itu.
"Kepada keluarga yang ditinggalkan, katanya dapat diberikan ketabahan. Semoga semua amal beliau selama membantu korban gempa di Pasaman Barat mendapat pahala berlipat ganda di sisi Allah SWT," katanya. (Antara)
Baca Juga: Ada 1.366 Rumah Warga Rusak Akibat Gempa Pasaman Barat
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?
-
Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik
-
WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK
-
Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten
-
KPK Telusuri Pemilik Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar dalam Kasus Bea Cukai
-
DPRD DKI Kritik Impor 3.100 Sapi oleh Pramono Anung, Dinilai Tak Sejalan UU Pangan
-
Habib Jafar: Ramadan Momentum Jadi Muslim Kaya Hati, Bukan Sekadar Kaya Materi
-
Hakim Tetapkan Kerugian Negara Kasus Korupsi Minyak Pertamina Sebesar Rp9,4 Triliun
-
Divonis 9 Tahun Penjara, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Sebut Fakta Sidang Diabaikan
-
Ancaman Nyata dari AS hingga AI: Bagaimana RI Menjaga 'Benteng' Pembangunan Nasional di 2026?