Republik Ceko telah mengirimkan 4.000 mortir dan senjata berisikan 30.000 pistol, 7.000 senapan serbu, 3.000 senapan mesin, 1 juta peluru beserta senapan sniper.
7. Romania
Negara pendukung Ukraina selanjutnya adalah Romania yang memberikan bantuan medis kepada masyarakat Ukraina pada 11 rumah sakit militernya. Romania juga telah mengirimkan bahan bakar, rompi anti peluru, helm dan bahan militer sejumlah 3 juta euro kepada Ukraina.
8. Belanda
Pemerintah Belanda telah mengirimkan 200 rudal Stinger, senapan sniper dan sniper kepada Ukraina. Selain itu, Belanda juga menambahkan 20 juta euro sebagai bantuan kemanusiaan kepada Ukraina.
9. Kanada
Kanada mengirimkan senjata militer kepada Ukraina serta memberikan 500 juta dollar kepada Ukraina untuk membantu mempertahankan diri dari invasi Rusia.
10. Portugal
Pemerintah Portugal juga memberikan bantuan kepada Ukraina dalam bentuk kacamata penglihatan malam, rompi anti peluru, granat, senapan G3, helm dan masih banyak lainnya.
Itulah 10 daftar negara pendukung Ukraina melawan invasi yang dilakukan oleh Rusia. Semoga dapat menambah wawasan Anda.
Kontributor : Muhammad Zuhdi Hidayat
Berita Terkait
-
Apa itu Uni Eropa? Mengenal Sejarah, Tujuan Terbentuk dan Daftar Anggota Perserikatan yang Ingin Dimasuki Ukraina
-
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy Nyaris Terbunuh
-
Indeks Dow Jones Anjlok Hampir 600 Poin Imbas Mengularnya Ratusan Tank Rusia yang Menuju Ukraina
-
Dua Miliarder Rusia Ini Terang-terangan Melawan Presiden Putin, Tolak Perang Ukraina
-
Indonesia Dorong Rusia dan Ukraina Damai, Dubes RI Untuk PBB: Semua Pihak Harus Hormati Tujuan dan Prinsip Piagam PBB
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif
-
Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor
-
Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel
-
Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis
-
Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta
-
Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD
-
Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan
-
Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama
-
28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu
-
Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung