Suara.com - Keputusan Presiden Rusia, Vladimir Putin menabuh genderang perang melawan Ukraina nyatanya tak semua disetujui oleh warganya sendiri. Ribuan orang di Rusia dikabarkan telah ditangkap buntut aksi menentang perang.
Para penolak perang Rusia vs Ukraina itu bukan rakyat biasa saja, namun ada juga sejumlah tokoh kenamaan di Rusia. Di antaranya adalah dari para miliarder.
Menyadur laman Anadolu, Rabu (2/3/2022), Oleg Tinkov, pengusaha Rusia terkenal dan pendiri bank besar Rusia Tinkoff, telah menentang perang Rusia dan menegaskan situasi di Ukraina tidak dapat diterima.
Dalam pernyataannya di Instagram, Tinkov menekankan yayasannya berusaha untuk menyelamatkan nyawa dengan memerangi kanker darah.
Tinkov, yang juga telah berjuang melawan kanker, menyatakan, "Saya melihat sendiri betapa rapuhnya hidup ini. Sekarang orang-orang yang tidak bersalah sekarat setiap hari di Ukraina, ini tidak dapat diterima."
"Kami menentang perang," tambah Tinkov.
Dia menegaskan bahwa dunia internasional harus menggunakan dana mereka untuk menyembuhkan orang daripada pergi berperang.
Sebelumnya, miliarder Rusia Mikhail Fridman dan Oleg Deripaska juga telah menyerukan "perdamaian" dan menentang serangan Rusia di Ukraina.
Tag
Berita Terkait
-
Harga Emas Terus Melonjak Terdorong Krisis Ukraina
-
Dampak Perang Rusia-Ukrania, Louis Tomlinson dan Greenday Batalkan Tur di Moskow
-
Situasi di Ukraina Memburuk, Palang Merah Internasional Butuh Sumbangan Dana!
-
Tak Pudar Rasa Humor, Warga Sipil Ukraina Ajak Guyon Pengemudi Kendaraan Perang Rusia
-
Wow! Bantu Ukraina, Australia Janjikan Pengadaan Senjata Mematikan, Termasuk Rudal dan Amunisi untuk Melawan Rusia
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
- Tak Terima Dideportasi, WNA Cina di Sumsel Bongkar Dugaan Kejanggalan Proses Imigrasi
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- 5 Rekomendasi HP All Rounder 2026, Spek Canggih, Harga Mulai 2 Jutaan
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Tragedi PRT Lompat dari Lantai 4 Kos Benhil, Polisi Endus Dugaan Tindak Pidana
-
BNI Ingatkan Nasabah Waspadai Vishing dan Phishing, Tekankan Pentingnya Jaga Data Pribadi
-
AHY Dorong Model Penataan Kampung Mrican Sleman Jadi Percontohan Nasional
-
Benyamin Netanyahu Menderita Kanker Prostat
-
Nekat Olah Ikan Sapu-Sapu untuk Bahan Siomay, 5 Pria Diciduk Petugas Satpol PP
-
Tak Percaya Peradilan Militer, Pihak Andrie Yunus Tolak Hadiri Persidangan 29 April
-
Modus Gila Debt Collector Tipu Ambulans dan Damkar Demi Tagih Utang, DPR: Harus Dipidana!
-
Isu Kas Negara Menipis Dibantah, Menkeu: Uang Kita Masih Banyak!
-
J.J Rizal Soroti Warisan Soeharto, Sebut Aktor Lama Masih Dominan
-
Klarifikasi JK Soal Ceramah UGM Dianggap Tak Nyambung, GAMKI Tegaskan Laporan Polisi Tetap Lanjut