Suara.com - Felix Siauw kembali menjadi pemberitaan setelah namanya masuk dalam daftar penceramah radikal yang tersebar di media sosial. Meskipun sumber daftar penceramah radikal itu belum jelas, Felix Siauw menanggapinya dengan tenang. Apakah kalian belum tahu siapa Felix Siauw sebenarnya?
Diketahui, sebelumnya Felix Siauw dikenal sebagai seorang penulis sekaligus aktivis Islam. Dia cukup sering menuai kontroversi. Sebagai pegiat media sosial, namanya memang selalu memancing perdebatan di kalangan masyarakat. Nah, bagi yang ingin mengenal lebih jauh siapa Felix Siauw, simak berikut ini profilnya yang dilansir dari berbagai sumber.
Pria yang memiliki nama lengkap Felix Yanwar Siauw dikenal juga dengan sebutan Ustad Felix Siauw. Felix Siauw ini etnis Tionghoa-Indonesia yang memulai kariernya sebagai penceramah.
Sebelumnya, Felix Siauw ini non muslim, kemudian memantapkan diri untuk memeluk agama Islam.
Pria yang lahir pada 31 Januari 1984 di Palembang ini lahir di keluarga non-muslim, tetangganyapun 95% non-muslim. Sampai akhirnya, dia tertarik mendalam Islam saat menempuh pendidikan di IPB (Institut Pertanian Bogor).
Perjalanan Masuk Islam
Diketahui, Felix Siauw pernah menempuh pendidikan di SMA Katolik Xaverius 1 Palembang. Pada tahun 2002, tepatnya saat umurnya 18 tahun, Felix memutuskan untuk memeluk agama Islam. Meski dia terlahir di keluarga non muslim, namun kedua orang tuanya tidak melarang keputusan Felix masuk Islam.
Felix mulai memantapkan diri memeluk Islam saat duduk di bangku kelas 3 SMP. Felix juga sempat menjadi atheis. Namun, saat dia mempelajari biologi mengenai reproduksi, Felix kembali berpikir serta yakin bahwa manusia terlahir dari sesuatu spesial.
Sejak saat itu, dia percaya Tuhan itu ada. Felix pun yakin untuk memeluk agama Islam. Menurutnya, Islam merupakan agama yang memberikan ketenangan luar biasa. Usai memeluk Islam, dia memperdalam ajaran Islam dengan memperlajari ilmu tauhid, akidah, dakwah, dan syariah.
Pada tahun 2006, Felix menikah dengan perempuan bernama Lin. Dari pernikahannya, mereka dikaruaniai anak yang diberi nama Shifr Muhammad Al-Fatih 1453, Ghozi Muhammad Al-Fatih 1453, Alila Shaffiya asy-Syarifah, dan Aia Shaffiya asy-Syarifah.
Felix juga diketahui menulis beberapa buku. Berkat buku-bukunya tersebut, Felix mulai diundang memberikan ceramah di sejumlah daerah, bahkah sampai ke luar negeri.
Demikian informasi mengenai siapa Felix Siauw, sosok penceramah yang beberapa kali terlibat kontroversi dan bahkan sempat disebut sebagai penceramah radikal.
Kontributor : Ulil Azmi
Berita Terkait
-
UAS Masuk Daftar Penceramah Radikal, Ustaz Felix Siauw: Alhamdulillah Bisa Bertahan
-
Ini Ciri-ciri Penceramah Radikal Versi BNPT
-
Presiden Jokowi Minta Ibu-ibu TNI-Polri Tidak Sembarang Undang Penceramah Radikal, Begini Tanggapan TNI
-
Jokowi Ingatkan Istri Personel TNI-Polri Tak Sembarang Undang Penceramah Radikal
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
IESR Ungkap Tiga Kunci Percepatan Investasi Energi Surya di Indonesia, Apa Saja?
-
Liburan dengan Miles Jadi Tren, Pengeluaran Sehari-hari Kini Bisa Jadi Modal Bepergian
-
5 Rekomendasi Facial Wash Jepang untuk Kulit Putih dan Bersih
-
Modus Ternak Rekening Judol Libatkan Petani hingga IRT, Dugaan Keterlibatan Bank Perlu Diusut
-
Lima Tahun Diabaikan Pemerintah, Warga Mekarsari Lebak Banten Patungan Perbaiki Jembatan Rusak
-
KUR BRI Dukung Rosyidah Terus Kembangkan Usaha Olahan Hasil Laut di Indramayu
-
Gibran Minta PSEL Palembang Tak Sekadar Olah Sampah, Warga dan UMKM Harus Ikut Untung
-
BRI Hadirkan Harapan Baru Bagi Mantan Pekerja Migran Indonesia Melalui KUR dan Pemberdayaan UMKM
-
Wajah Pendidikan Karakter: Ketika Pemimpin Gagal Menjadi Contoh
-
3 Tablet Murah dengan Stylus Pen di Bawah Rp3 Juta untuk Belajar, Kerja dan Hiburan