Suara.com - Seorang kurir yang sedang mengantarkan paket ke alamat penerimanya telah menjadi viral di media sosial. Pasalnya, momen itu bersamaan dengan peristiwa kebakaran hebat di sekitar rumah penerima.
Momen saat seorang kurir mengantarkan paket ketika ada kebakaran hebat itu diunggah oleh akun @/andri_gunawan dan masuk konten FYP TikTok.
"Tetep kerja di kondisi apapun," tulisnya dalam keterangan unggahan seperti dikutip Suara.com, Selasa (8/3/2022).
Kurir ini merekam situasi kebakaran hebat di sekitar rumah penerimanya. Dalam video, tampak asap hitam tebal yang membumbung ke awan.
Terdengar pula suara sirine pemadam kebakaran yang terus bergema di perkampungan tersebut.
Kendati ada kebakaran hebat yang melanda, kurir ini tetap berjalan santai mengantarkan paket sampai ke tangan penerimanya.
"Kebakaran panik (tidak). Kebakaran ngirim paket (iya)," tulis kurir ini dalam keterangan videonya.
Asap hitam kebakaran itu terus membumbung di belakang rumah-rumah warga sekitar. Sementara itu, ia terus berjalan menyusuri jalanan sembari merekam situasi kebakaran.
Menurut informasi dalam kolom komentar, peristiwa itu merupakan kebakaran pabrik di daerah Karangsambung, Cikarang.
Kurir ini lantas berjalan semakin mendekat ke lokasi kebakaran. Asap kebakaran itu semakin tebal.
Bersamaan dengan hal itu, kurir ini langsung mengarah ke sebuah rumah yang merupakan tujuannya.
"Paket teh," ucap kurir ini kepada seorang wanita yang sedang duduk melihat kebakaran di depan rumahnya persis.
Wanita yang merupakan penerima paketnya itu sedang fokus mengamati kebakaran. Ia sedikit terkejut saat ada kurir datang.
Penerima paket itu langsung bergegas menerima paket dan berlari masuk ke rumah mengambil uang untuk membayar paketnya.
Sementara pemilik rumah sedang mengambil uang, kurir ini melanjutkan untuk mengamati kebakaran hebat tersebut.
Berita Terkait
-
Beri Servis Memuaskan, Sopir Bus Kesengsem Ditawari Rombongan Emak-emak Jadi Mantu
-
Gegara Diremehkan Oknum Diduga Polisi, Tagar #S.Pd Jadi Trending Topic: Disebut Tak Cocok Menikahi Abdi Negara
-
Curhat Kesal Warga Tak Kooperatif, Mau Bangun Tower untuk Permudah Sinyal Desa Ditolak: Susah Diajak Maju Bersama
-
Sultan Abis! Customer Ini Gantungkan Banyak Uang Tip di Depan Rumah, Kurir sampai Driver Ojol Bebas Ambil
-
Minta Tolong Dijagakan Koper Sebentar, Pas Balik Cleaning Service Bandara Kaget Gegara Dapat Hal Ini
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
PSI Incar Jawa Tengah Jadi Kandang Gajah, Hasto PDIP Kasih Respons Santai, Begini Katanya
-
Rakernas I 2026: PDIP Bakal Umumkan Sikap Resmi Terkait Wacana Pilkada di Akhir Acara
-
Megawati di HUT ke-53 PDIP: Politik Adalah Alat Pengabdian, Bukan Sekadar Kejar Jabatan
-
Megawati Dorong Politik Berbasis Kearifan Lokal: Peradaban Diukur dari Cara Menghormati Bumi
-
Instruksi Tegas Megawati di HUT ke-53 PDIP: Kader Wajib Jaga Alam, Hingga Lawan Keserakahan
-
Kritik Keras Regulasi Karpet Merah Konsesi, Megawati: Itu Pemicu Bencana Ekologis di Sumatra
-
Megawati di HUT ke-53 PDIP: Krisis Iklim Adalah Ancaman Nyata, Generasi Muda Paling Dirugikan
-
Megawati Kecam Intervensi AS di Venezuela: Ini Imperialisme Modern!
-
Rocky Gerung Ngaku Girang Hadir di HUT ke-53 PDIP, Puji Pidato Megawati: Jernih, Tulus, dan Berani
-
BGN Ancam Suspend Dapur MBG Tanpa Sertifikat Higiene, Target Nol Keracunan 2026