Suara.com - Seorang anak diperlakukan buruk oleh orang dewasa. Hal ini disebabkan karena perempuan tersebut merasa uangnya dicuri.
Pada video yang beredar di media sosial, anak tersebut ditarik di depan keramaian. Saat anak tersebut melawan tubuhnya dihempaskan ke tanah.
Anak tersbeut sudah menangis dengan keras namun perempuan tersebut masih memperlakukkannya dengan sangat kasar.
"Seorang anak kecil diperlakukan kasar oleh seorang ibu yang merasa kehilangan uangnya karena dicuri anak tersebut," ungkap akun Instagram @borobudurmedia yang mengunggah video tersebut.
Di depan warga lain, perempuan tersebut memperlakukan anak perempuan itu dengan kasar. Bahkan anak tersebut sampai diamankan warga sekitar.
"Kasihan anak-anak kecil dituduh tampa bukti, ini anak sudah yatim piatu, diperlakukan seperti ini, dituduh mencuri uang padahal yang punya uang salah simpan," ungkap pemilik video melalui akun Facebook Andhy Andhy pada Selasa (08/03/2022).
"Miris sekali perlakuan ibu-ibu ini, semoga dapat hidayah dari Allah," imbuhnya.
Menurut keterangan, peritiwa tersebut terjadi di Kecamatan Bontonompo Selatan, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.
Video tersebut tentu mendapatkan berbagai respons dari warganet.
Baca Juga: Duh! Antar Makanan, Kurir Ini Malah Ambil Paket Milik Pelanggan
"Ingat lah, anak itu bukan milik orangtua tapi hanya titipan Allah. Tugas kita hanya menjaga, merawat dan memberi pendidikan. Jadi jangan kita merusak titipan milik Allah," komentar warganet.
"Gue kira yang jahat cuma di film," imbuh warganet lain.
"Semoga selalu dalam lindungan-Nya ya nak," tulis warganet di kolom komentar.
"Memarahi anak didepan orang ramai itu bisa merusak mental anak," timpal lainnya.
Saat berita ini dibuat, video tersebut telah dironron lebih dari 1900 kali dengan puluhan komentar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan
-
Tanggapi Santai Usulan KPK, Bahlil: Di Golkar Jangankan 2 Periode, Satu Periode Saja Sering Ganti
-
YLBHI Desak Presiden dan Panglima TNI Hentikan Peradilan Militer yang Dinilai Tidak Adil
-
UU PPRT Disahkan, Akademisi UGM Soroti Celah Sanksi dan Kesiapan Jaminan Sosial
-
Tragedi PRT Lompat dari Lantai 4 Kos Benhil, Polisi Endus Dugaan Tindak Pidana
-
BNI Ingatkan Nasabah Waspadai Vishing dan Phishing, Tekankan Pentingnya Jaga Data Pribadi
-
AHY Dorong Model Penataan Kampung Mrican Sleman Jadi Percontohan Nasional
-
Benyamin Netanyahu Menderita Kanker Prostat
-
Nekat Olah Ikan Sapu-Sapu untuk Bahan Siomay, 5 Pria Diciduk Petugas Satpol PP
-
Tak Percaya Peradilan Militer, Pihak Andrie Yunus Tolak Hadiri Persidangan 29 April