Suara.com - Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran memerintahkan seluruh jajaran Polres menggencarkan vaksinasi dosis ketiga atau booster. Dia meminta pelaksanaan vaksinasi booster ini dilakukan hingga ke tingkat rukun warga atau RW.
Fadil menyampaikan hal tersebut saat meninjau pelaksanaan vaksinasi booster di Universitas Bhayangkara, Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (12/3/2022).
"Tim akan menyisir hingga tingkat RW, agar masyarakat mudah mengakses pelayanan untuk mereka,” kata Fadil.
Di tengah meningkatnya aktivitas masyarakat, Fadil menilai vaksinasi merupakan hal yang penting untuk menekan angka kasus Covid-19. Selain itu juga mesti dibarengi dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat.
"Vaksinasi menjadi tiket memuluskan berbagai aktivitas tersebut, yang harus terus dipasangkan dengan prokes memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan,” ujarnya.
Apalagi, kata Fadil, Jakarta dan wilayah penyangga merupakan pusat gravitasi ekonomi, sosial, dan kiblat dari masyarakat Indonesia untuk berpikir, bertindak dan berupaya. Untuk itu penting untuk memastikan seluruh warga terjaga kesehatannya dalam menjalin aktivitas.
"Sesuai arahan Kapolri, kami Kepolisian memiliki tugas bukan hanya menjaga ketertiban, keamanan, tetapi memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat; menegakkan hukum; serta memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat. Vaksinasi ialah salah satu langkah nyata melayani dan mengayomi masyarakat dengan hati,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
Terkini
-
Santai Jelang Diperiksa Polisi, Haris Azhar: Klarifikasi Pandji Masih Tahap Ngobrol
-
Panik Gempa Dini Hari, Belasan Warga Bantul Luka-luka Akibat Terbentur saat Selamatkan Diri
-
Jaksa Sebut Temukan Bukti Tekanan Proyek Chromebook, Kesaksian PPK Berpotensi Beratkan Nadiem
-
Duduk Perkara Ketegangan Dishub DKI dan Sekelompok Pria di Tanah Abang Terkait Parkir Trotoar
-
Usut Manipulasi Pajak, Kejagung Tunggu Hasil Audit Penghitungan Kerugian Negara dari BPKP
-
Kemenkes Bangun 66 RS Tipe C di Daerah Terpencil, Apa Saja Fasilitas Canggihnya?
-
KPK Ungkap Ada Jatah Bulanan Rp7 Miliar ke Bea Cukai Agar Tak Cek Barang Bawaan PT Blueray
-
Terkuak! Alasan Kejagung Pertahankan Cekal Saksi Kasus Korupsi Pajak Walau KUHP Baru Berbeda
-
Skema Belajar Ramadan 2026: Pemerintah Minta Sekolah Perkuat Pendidikan Karakter
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak