Suara.com - Presiden Jokowi dan sejumlah gubernur direncanakan melakukan kemah atau camping di titi nol Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Menanggapi rencana kemah tersebut, Dewan Perwakilan Rakyat mengimbau hati-hati.
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad memandang tidak ada yang salah dari kegiatan presiden untuk berkemah di titik nol IKN. Mengingat tidak ada aturan apapun yang dilanggar.
"Ya sebenarnya kalau camping yang di titik nol itukan tidak ada aturan yang dilanggar. Menurut saya boleh-boleh saja untuk dijadikan momentum perpindahan ibu kota negara baru," kata Dasco di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (14/3/2022).
Kendati tidak mempermasalahkan, Dasco mengimbau rombongan kemah presiden dan para gubernur itu untuk terap berhati-hati.
Ia mengingatkan bahwa titik nol IKN yang menjadi area kemah masih merupakan hutan. Sehingga perlu kehati-hatian saat ingin menginap agar terhindar dari bahaya.
"Namun saya imbau ya supaya camping tersebut juga dilakukan dengan hati-hati. Karena itu kan ada di daerah hutan yang situasi kondisinya berbeda dengan di daerah perkotaan," tandas Dasco.
Berita Terkait
-
Ritual Kendi Nusantara di IKN Dikritik, Ganjar Pranowo Pasang Badan: Jepang juga Sama
-
Presiden Jokowi Pimpin Langsung Penyatuan Tanah dan Air dari Penjuru Nusantara di Titik Nol IKN, Ternyata Ini Maknanya
-
Bali Ikut Andil Dalam Pembangunan IKN Nusantara, Bawakan Tanah Dan Air Suci dari Pura Pusering Jagat
-
Jokowi Kemah di Titik Nol IKN, Spanduk 'Rakyat Antre Minyak Presidennya Camping' Viral di Medsos
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Mengapa Aparat Takut dengan Film 'Pesta Babi? Dokumenter yang Menguak Sisi Gelap Proyek di Papua
-
Tak Sembarang Orang Bisa Beli, Begini Alur Distribusi Narkoba 'VIP Only' di B Fashion Hotel
-
Nasib Ahmad Syahri Merokok dan Main Game Saat Rapat, Terancam Dipecat dari DPRD Jember?
-
Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
-
Nasib Santri Ponpes Pati Usai Geger Kasus Pelecehan, Sekolah Tetap Lanjut atau Pindah?
-
Polda Metro Jaya Bentuk Tim Pemburu Begal, Kombes Iman: Kami Siap Beraksi 24 Jam!
-
Kepulauan Seribu Diserbu Wisatawan Saat Liburan, Polres Sebar Polisi di Tiap Dermaga
-
Kedubes Jepang Warning Warganya: Nekat Prostitusi Anak di RI, Siap-siap Dibui di Dua Negara
-
Polisi Ciduk Komplotan Jambret di Tamansari, Uang Hasil Kejahatan Dipakai Buat Pesta Sabu
-
Sebut Prabowo Anggap Gagasannya Suci, Sobary: Oh Paus Saja Ndak Begitu Bung!