Di media partai komunis setempat, seorang pejabat partai mengatakan bahwa Jilin harus mempersiapkan lebih banyak rumah sakit darurat dan juga berbagai akomodasi sementara guna memastikan semua pengidap kasus dan kontak terdekat mereka bisa menjalani isolasi guna mencegah penyebaran lebih lanjut.
Beberapa penyebaran lebih kecil juga terjadi di belasan provinsi dan kota besar termasuk di ibu kota Beijing, di mana dilaporkan adanya enam kasus baru, juga di Shanghai sebanyak sembilan kasus.
Shenzhen yang terletak di provinsi Guangdong yang tidak jauh dari Hong Kong mencatat 48 kasus baru.
Kota berpenduduk 17,5 juta orang tersebut sudah dinyatakan lockdown sejak hari Minggu setelah adanya 75 kasus baru yang dilaporkan di sana.
Semua warga di Shenzhen harus menjalani tes sebanyak tiga kali, dan semua bisnis kecuali bisnis pemasok makanan, bahan bakar, dan keperluan penting lain, harus ditutup dan warga harus bekerja dari rumah sejak hari Senin.
Shenzhen adalah pusat dari beberapa perusahaan besar China, termasuk perusahaan alat telekomunikasi Huawei dan Tencent Holding, operator layanan media sosial WeChat.
Jepang longgarkan masuknya warga
Sementara itu di Jepang pemerintah sedang mempertimbangkan untuk menaikkan jumlah kedatangan harian menjadi 10 ribu orang mulai bulan April dari angka 7 ribu orang saat ini.
Menurut kantor berita Jepang, Kyodo, mengutip seorang pejabat pemerintah hari Selasa, hampir tidak mungkin untuk melonggarkan pembatasan yang selama ini sudah diberlakukan.
Sebelumnya, Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida mengatakan pemerintah akan melonggarkan pembatasan secara bertahap dengan melihat situasi di dalam negeri dan juga melihat kebijakan yang dilakukan negara lain.
Baca Juga: Kasus Covid Terus Melonjak, Kegiatan Ekonomi di China Terhenti
Jepang sejak November tahun lalu menutup negeri itu dari kedatangan warga asing sejak meningkatnya kasus Omicron, kebijakan yang banyak mendapatkan kritik karena dianggap terlalu ketat.
Sejak Maret, pembatasan mulai dilonggarkan dengan mulai diizinkannya warga Jepang kembali dari luar negeri, dengan kuota tujuh ribu orang sejak hari Senin (14/03).
Turis asing belum diperbolehkan masuk ke sana.
Di Jepang, bulan April adalah bulan di mana bisnis dan sekolah mulai berkegiatan lagi, dan biasanya perjalanan meningkat.
Dengan banyak mahasiswa asing sedang menunggu untuk bisa masuk lagi, pemerintah mengatakan akan memberikan prioritas bagi mereka. Dan juru bicara pemerintah Jepang Hirokazu Matsuno mengatakan kebanyakan dari mahasiswa asing ini diperkirakan akan datang di akhir bulan Mei.
Artikel ini diproduksi oleh Sastra Wijaya dari ABC News.
Berita Terkait
-
IMM Minta Polemik Sapi Kurban Presiden Prabowo Disudahi: Tak Langgar Aturan dan Banyak Manfaatnya
-
Dari Ladang ke Kulit: Menyusuri Kekuatan Sunflower Oil Organik dalam Body Care Magic of Nature
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
Timnas Indonesia Resmi Hadir di EA Sports FC 26
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
IMM Minta Polemik Sapi Kurban Presiden Prabowo Disudahi: Tak Langgar Aturan dan Banyak Manfaatnya
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS Tiba-tiba Serang Iran, IRGC Balas Hantam Pangkalan Udara di Kuwait!
-
Tragedi TV Tabung di Atas Kepala Siswi SD, Akhir Tragis JN di Tangan Pemuda Haus Darah
-
Satu Keluarga Rugi Rp700 Juta, Jemaah Hanania Travel Geruduk Polda Metro Jaya
-
Siapa Dalangnya? Polisi Kumpulkan Bukti Dugaan Pembubaran Ibadah di Gereja Sewon Bantul
-
Harta Karun RI Nyaris Lenyap, TNI AL Sergap 25 Kontainer Mineral Ilegal di Batam
-
Tak Peduli Lokasi Munas, HIPMI Jaya: Di Mana Pun Oke, Yang Penting Jangan Pecah!
-
Aksi Kamisan di Istana: Menagih Janji Negara yang Hobi Lupa pada Korban Penghilangan Paksa
-
PKS Salurkan Hewan Kurban hingga ke Wilayah Bencana Banjir Sumatra