Suara.com - Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri tidak puas dengan pernyataan Presiden Joko Widodo atau Jokowi perihal penurunan angka stunting di Indonesia. Megawati tidak ingin hanya turun, tetapi stunting hilang di Tanah Air.
"Bahwa Pak Jokowi bilang stunting sudah mulai ada penurunan, buat saya saya tidak puas stunting harusnya tidak ada di Republik ini dengan anemia, titik," kata Megawati dalam diskusi virtual, Kamis (17/3/2022).
Menurut Megawati, menghilangkan stunting itu bisa dilakukan oleh pemerintah, tergantung dengan niatnya. Kalau misalkan tidak ada niat untuk menghilangkan stunting, maka upaya tersebut tidak bakal terwujud.
Ia tidak peduli akan mendapatkan perundungan dari berbagai pihak. Menurutnya apa yang ia sampaikan itu demi nasib Indonesia ke depannya.
"Saya kalau pidato gini, saya gampang saja, saya enggak punya beban kok, dibully sudah, mau diapakan lagi, karena bukan apa ini demi nusa bangsa kita loh," ucapnya.
Megawati lantas mengingatkan kalau para pahlawan sudah mati-matian merebut Indonesia merdeka dari penjajah, tapi hingga saat ini masih ada masalah yang terjadi di masyarakat, termasuk soal stunting.
Ia menyampaikan hal tersebut ditujukan kepada pemerintah khususnya kementerian terkait yang terlibat dalam upaya penurunan angka stunting di Tanah Air.
"Kalau orang Jawa bilang enggak ada yang namanya, saya bilang maju mundur, maju mundur, karepe nang endi toh, kan ini sudah disusun perundangannya sudah ada, apalagi coba, tolong apa lagi."
Baca Juga: Istana Jelaskan Alasan Jokowi Lepas Masker Saat Foto dan Lepas Rombongan MotoGP Konvoi
Berita Terkait
-
Aceh Jadi Salah Satu dari 12 Provinsi Kasus Stunting Tertinggi di Indonesia
-
Istana Jelaskan Alasan Jokowi Lepas Masker Saat Foto dan Lepas Rombongan MotoGP Konvoi
-
Pakai Jaket G20, Presiden Jokowi Lepas Para Pebalap MotoGP Konvoi ke Bundaran HI
-
Angka Stunting di Kalbar 29, 8 persen, Lebih Tinggi dari Angka Nasional
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- Sheila Marcia Akui Pakai Narkoba Karena Cinta, Nama Roger Danuarta Terseret
Pilihan
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
Terkini
-
Satu Keluarga Ditemukan Tewas di Kontrakan Tanjung Priok, Satu Anak Kritis
-
Antrean Panjang Berburu Tiket Planetarium Jakarta, Jakpro Janji Benahi Layanan
-
Menko Yusril Sebut KUHP dan KUHAP Baru Sebagai Penanda Berakhirnya Hukum Pidana Kolonial
-
BNI Dukung Danantara Hadirkan Hunian Layak bagi Korban Bencana di Aceh Tamiang
-
Gigitan Ular Jadi Ancaman Nyata di Baduy, Kemenkes Akui Antibisa Masih Terbatas
-
KUHP dan KUHAP Baru Resmi Berlaku, Kejagung Tegaskan Siap Laksanakan
-
Jawaban Dasco Setelah Dengarkan Curhat Pilu Bupati Aceh Utara Ayahwa
-
Ciptakan Ruang Aman Pascabencana, 'Zona Anak' Hadir di Aceh Tamiang
-
Tinggi Air Pintu Pasar Ikan Turun, Genangan Rob di Depan JIS Ikut Surut
-
Luka Lama di Tahun Baru: Saat Pesta Rakyat Jakarta Berubah Jadi Arena Tawuran