- Partai NasDem mengadakan buka puasa bersama elit politik lintas koalisi di NasDem Tower pada Kamis, 19 Februari 2026.
- Pertemuan ini bertujuan strategis untuk membahas upaya menyukseskan program pemerintahan Presiden Prabowo Subianto ke depan.
- NasDem menegaskan konsistensi mendukung penuh kebijakan strategis pemerintah, bukan membahas kontestasi politik jangka panjang 2029.
Suara.com - Partai NasDem menggelar agenda buka puasa bersama pada hari pertama bulan Ramadhan di NasDem Tower, Jakarta, Kamis (19/2/2026).
Acara ini menjadi momentum penting karena mempertemukan sejumlah elit partai politik dari berbagai koalisi dalam satu meja.
Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa, menyatakan bahwa pertemuan tersebut bukan sekadar silaturahmi biasa, melainkan langkah strategis untuk membicarakan upaya menyukseskan program-program pemerintahan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
Sejumlah tokoh nasional tampak hadir memenuhi undangan di markas partai pimpinan Surya Paloh tersebut. Mulai dari Wakil Presiden Ke-10 dan Ke-12 RI Jusuf Kalla, Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad, Ketua DPP PDIP sekaligus Ketua DPR RI Puan Maharani, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, hingga Presiden PKS Al Muzammil Yusuf.
Kehadiran para petinggi lintas partai ini menandakan adanya upaya penguatan komunikasi politik di tingkat elit.
Saan Mustopa menjelaskan bahwa agenda tersebut merupakan upaya nyata untuk menguatkan kolaborasi bersama berbagai partai politik demi stabilitas pemerintahan ke depan.
Fokus utama pembicaraan dalam pertemuan tersebut adalah bagaimana seluruh elemen politik dapat memberikan kontribusi positif bagi jalannya pemerintahan.
"Semua kita berpikir bagaimana ke depan ini pemerintahan ini bisa dibantu untuk bisa sukses, dan apa yang menjadi program-program dan kebijakan Presiden Prabowo itu bisa berhasil," kata Saan usai acara bukber tersebut, di NasDem Tower, Jakarta, sebagaimana dilansir Antara.
Dalam kesempatan tersebut, NasDem juga memberikan penegasan mengenai posisi politiknya di tengah wacana koalisi permanen.
Baca Juga: Dari JK hingga Anies Baswedan Hadir Bukber di NasDem, Surya Paloh Singgung Pertahankan Silaturahmi
Saan menyebutkan bahwa Partai NasDem tetap konsisten berada di barisan koalisi pemerintahan.
Dukungan penuh akan diberikan terhadap program-program strategis yang telah dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto untuk kesejahteraan masyarakat.
Beberapa program prioritas yang menjadi sorotan dukungan NasDem antara lain adalah program Makan Bergizi Gratis dan pengembangan Koperasi Merah Putih.
Menurut Saan, kebijakan-kebijakan tersebut akan terus didukung oleh Partai NasDem agar dapat terimplementasi dengan baik dan dirasakan manfaatnya oleh rakyat Indonesia.
Meskipun dinamika politik nasional mulai menghangat, Saan Mustopa menegaskan bahwa pertemuan ini sama sekali belum menyentuh pembahasan mengenai kontestasi politik jangka panjang, termasuk Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029.
Saat ini, prioritas utama seluruh elemen yang hadir adalah memastikan roda pemerintahan Prabowo Subianto berjalan efektif tanpa gangguan stabilitas politik yang berarti.
Berita Terkait
-
Dari JK hingga Anies Baswedan Hadir Bukber di NasDem, Surya Paloh Singgung Pertahankan Silaturahmi
-
Momen Langka: Anies Baswedan, Puan hingga Sufmi Dasco Bertemu di Bukber Partai NasDem
-
Nasdem Beberkan Alasan Ahmad Sahroni Kembali Jabat Pimpinan Komisi III DPR RI
-
Tutup Masa Sidang, Puan Tegaskan Posisi RI di Board of Peace Harus Berlandaskan Politik Bebas Aktif
-
DPR Sahkan Kesimpulan Komisi III: MKMK Tak Berwenang Intervensi Pemilihan Adies Kadir Sebagai Hakim
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
Terkini
-
Geger! Saiful Mujani Serukan "Gulingkan Prabowo": Dinasihati Nggak Bisa, Bisanya Hanya Dijatuhkan
-
Sebut Indikasi Kecelakaan Kalideres Murni Musibah, Kadispenad Pastikan Pemeriksaan Tetap Dilakukan
-
Update Gempa M 7,6: Nyaris Seribu Gempa Susulan Guncang Maluku Utara
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
AS-Israel Gempur Wilayah Iran: 15 Orang Tewas, Pasukan IRGC Gugur dan Pilot F-15E Dicari
-
Spesifikasi Pesawat A-10 Thunderbolt II 'Warthog' Milik AS, Hancur Ditembak Iran
-
Gembira Dihampiri Kasatgas PRR, Asa Penyintas di Desa Sekumur Kembali Menyala
-
Polda Riau Bongkar Mafia Solar Subsidi di Pelalawan dan Inhil, Hak Rakyat Kecil Terselamatkan
-
Di momen Ramadhan, Jusuf Kalla mengadakan sejumlah pertemuan dengan beberapa pihak
-
Siasat Cegah Defisit, JK Sarankan Pemerintah Evaluasi Anggaran dan Kurangi Subsidi