- Penindakan terhadap juru parkir liar di Pasar Tanah Abang dimulai Senin (16/2/2026) pasca viral pungutan liar.
- Wali Kota Jakarta Pusat menginstruksikan pendirian tenda gabungan dan patroli intensif untuk pengawasan berkelanjutan.
- Penertiban melibatkan lintas sektor dan telah digencarkan sejak 17 Februari 2026 untuk mengantisipasi Ramadan.
Suara.com - Sejumlah oknum juru parkir liar yang kerap meresahkan masyarakat di kawasan Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat mulai diamankan sejak Senin (16/2/2026) lalu.
Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat, Arifin, mengonfirmasi bahwa tindakan tegas ini merupakan upaya nyata dalam menertibkan area pasar yang memiliki mobilitas tinggi tersebut.
"Alhamdulillah, penanganan jukir liar sudah dilakukan penindakan dengan mengamankan pelaku oleh jajaran Polsek Tanah Abang," ujarnya, mengutip dari laman resmi Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, Kamis (19/2/2026).
Pimpinan wilayah Jakarta Pusat itu juga menginstruksikan pendirian tenda gabungan demi memantau titik-titik rawan parkir liar secara intensif dan berkelanjutan.
"Kawasan yang konsentrasi massanya besar harus dilakukan patroli serta didirikan tenda gabungan untuk pengawasan kerawanan parkir liar," lanjut Arifin.
Langkah preventif ini melibatkan kolaborasi lintas sektor yang mencakup jajaran camat, lurah, Satpol PP, hingga Suku Dinas Perhubungan dan Sosial.
Selain penindakan terhadap jukir, pihak kecamatan juga telah menyusun strategi pengawasan ketat guna menyambut datangnya kegiatan di bulan Ramadan.
Camat Tanah Abang, Dwiarti Indriani Utami, mengungkapkan bahwa koordinasi erat telah dijalin bersama unsur Kapolsek serta Danramil setempat.
Penertiban berkala terhadap Pedagang Kaki Lima (PKL) dan parkir liar di sepanjang sisi jalan pasar tersebut kini terus digencarkan oleh petugas.
Baca Juga: Gak Pandang Bulu! Sudinhub Jakbar Angkut Paksa Mobil Towing Polisi yang Parkir Sembarangan
"Kegiatan telah dimulai sejak tanggal 17 Februari 2026 hingga hari ini," tandasnya.
Sebagai informasi, masalah klasik tentang keberadaan juru parkir liar di kawasan Tanah Abang kembali mendapat sorotan imbas aksi "getok tarif" hingga Rp100 ribu untuk calon pengunjung yang membawa mobil ke sana.
Cerita tersebut viral di media sosial, hingga akhirnya aparat turun melakukan penertiban dan berhasil mengamankan delapan juru parkir liar yang meresahkan masyarakat.
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno pun sebelumnya sudah menyatakan dukungan penuh untuk dilakukan penertiban menyeluruh di kawasan Tanah Abang dari berbagai isu sosial yang mengganggu roda perekonomian di sana.
Berita Terkait
-
Gak Pandang Bulu! Sudinhub Jakbar Angkut Paksa Mobil Towing Polisi yang Parkir Sembarangan
-
Parkir Liar Merajalela di Tanah Abang, Rano Karno Janjikan 'Bersih-Bersih' Total dalam 3 Hari!
-
Rano Karno Yakin Parkir Liar di Tanah Abang Bisa Tertib Dalam 3 Hari
-
Getok Tarif Parkir Rp100 Ribu, Polisi Ciduk 8 Jukir Liar di Tanah Abang
-
Polisi Bongkar Penyelundupan Ganja 15 Kg Lebih dari Jakarta hingga Pamulang
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
Terkini
-
Isu PHK 1.250 Karyawan Mereda, Said Iqbal Batalkan Demo ke Kantor ByteDance Indonesia
-
DPR Mulai Bahas RUU Pertanggungjawaban APBN 2025, Fraksi Sampaikan Sikap
-
Siap Hadapi Darurat Perairan, Tim ERT NHM Kini Kantongi Lisensi Diving Profesional
-
KPK Kantongi Hasil Kajian dan Perbaikan Program MBG, Langsung Diserahkan ke BGN
-
Diduga Akibat Alat Berat Dinas SDA, Jalan Cinta Pulogadung Amblas hingga Akibatkan 5 Rumah Retak
-
Dompet Dhuafa Dukung Pembangunan Masjid Al Muttaqin sebagai Islamic Culture Center di Chiba, Jepang
-
Raja Juli Antoni Disebut Keliru, Amplop dari Bupati Kuansing Seharusnya Dilaporkan ke KPK
-
Dokter Paru Ingatkan Dampak Kesehatan Kebakaran TPA Jatiwaringin, Kelompok Rentan Harus Waspada
-
Bukan di Istana, Prabowo Pilih Terima Tony Blair dengan Penuh Kekeluargaan di Rumah Pribadi
-
Mendadak Datangi Gedung Merah Putih KPK, Kepala BGN Nanik Sudaryati Beri Penjelasan Singkat